Pengantar tentang Jeff Bezos
Jeff Bezos adalah seorang pengusaha Amerika dan mantan CEO Amazon. Ia mendirikan Amazon di garasinya dan mengubahnya menjadi toko online terbesar di dunia. Kisah selebriti ini: Jeff Bezos menunjukkan bahwa memulai dari kecil dan berpikir jangka panjang dapat membangun sesuatu yang sangat besar. Bezos tidak menemukan internet. Ia melihat potensinya sebelum kebanyakan orang. Anak-anak dapat belajar bahwa ide yang bagus saja tidak cukup. Kamu membutuhkan kesabaran dan kerja keras. Orang tua dapat menggunakan kisahnya untuk mengajarkan pengambilan risiko yang cerdas dan fokus pada pelanggan. Bezos juga memiliki Blue Origin, sebuah perusahaan luar angkasa. Ia membeli surat kabar The Washington Post. Hidupnya membuktikan bahwa satu orang dengan visi yang jelas dapat mengubah cara seluruh dunia berbelanja, membaca, dan bepergian.
Awal Kehidupan dan Latar Belakang
Jeffrey Preston Bezos lahir pada 12 Januari 1964, di Albuquerque, New Mexico. Ibunya, Jacklyn Gise, masih remaja. Ayah kandungnya, Ted Jorgensen, meninggalkan keluarga ketika Jeff berusia satu tahun. Ibunya kemudian menikah dengan Miguel Bezos, seorang imigran Kuba. Miguel mengadopsi Jeff dan memberinya nama belakang Bezos. Keluarga itu sering berpindah-pindah. Jeff bersekolah di Houston, Texas. Ia adalah anak yang sangat cerdas. Ia belajar sendiri menggunakan obeng dan membongkar boks bayinya. Ia memasang rangkaian listrik di kamarnya pada usia tiga tahun. Di sekolah dasar, ia memberi tahu gurunya, "Masa depan umat manusia tidak ada di planet ini." Kakeknya mengajarinya banyak keterampilan. Jeff belajar memperbaiki kincir angin, membangun peralatan pertanian, dan memberi merek pada ternak. Ia menyukai sains dan matematika. Ia juga menyukai komputer. Di sekolah menengah, ia membangun robot yang berfungsi. Ia memenangkan beasiswa ke University of Florida tetapi memilih Princeton University sebagai gantinya. Ia belajar ilmu komputer dan teknik elektro. Ia lulus dengan predikat kehormatan tertinggi pada tahun 1986.
Sorotan dan Prestasi Karier
Setelah Princeton, Jeff Bezos bekerja di Wall Street. Ia memegang pekerjaan di beberapa perusahaan keuangan. Ia menjadi wakil presiden termuda di D.E. Shaw, sebuah hedge fund. Pada tahun 1994, ia melihat sesuatu yang luar biasa. Penggunaan internet tumbuh 2.300 persen per tahun. Ia membuat daftar 20 produk yang bisa ia jual secara online. Ia memilih buku karena memiliki banyak pilihan dan biaya yang rendah. Ia berhenti dari pekerjaan bergajinya tinggi. Bosnya berusaha menahannya. Orang tuanya berinvestasi $300.000. Ia pindah ke Seattle dan memulai Amazon di garasinya. Ia menamai perusahaan Amazon sesuai dengan nama sungai terbesar di dunia. Amazon diluncurkan pada Juli 1995. Buku pertama yang dijual berjudul "Fluid Concepts and Creative Analogies." Perusahaan itu tumbuh dengan cepat. Amazon go public pada tahun 1997. Bezos berekspansi di luar buku. Ia menambahkan musik, elektronik, mainan, dan pakaian. Ia memperkenalkan ulasan pelanggan dan pemesanan satu klik. Ia memulai Amazon Prime pada tahun 2005 dengan pengiriman dua hari gratis. Ia meluncurkan e-reader Kindle pada tahun 2007. Ia membangun Amazon Web Services, atau AWS, yang mendukung sebagian besar internet. Pada tahun 2021, Bezos mengundurkan diri sebagai CEO untuk fokus pada Blue Origin dan proyek lainnya.
Karya atau Pertunjukan Terkenal
Karya Jeff Bezos yang paling terkenal adalah Amazon itu sendiri. Tetapi Amazon bukan hanya toko. Itu adalah banyak hal. Amazon Web Services menyediakan komputasi awan untuk perusahaan seperti Netflix, Airbnb, dan NASA. AWS menghasilkan lebih banyak keuntungan daripada toko Amazon. Kindle mengubah cara orang membaca buku. Jutaan Kindle telah terjual di seluruh dunia. Amazon Prime memiliki lebih dari 200 juta anggota. Anggota Prime membelanjakan lebih banyak daripada bukan anggota. Amazon juga menciptakan Echo dan Alexa, speaker pintar dan asisten suara. Alexa dapat memutar musik, menjawab pertanyaan, dan mengontrol lampu. Amazon membeli Whole Foods Market pada tahun 2017 seharga $13,7 miliar. Itu membawa Amazon ke toko bahan makanan fisik. Bezos juga memiliki Blue Origin, sebuah perusahaan luar angkasa. Blue Origin membangun roket untuk pariwisata luar angkasa. Pada Juli 2021, Bezos terbang ke luar angkasa dengan roket New Shepard. Ia berada di dalam pesawat selama sekitar 10 menit. Ia mencapai ketinggian 66 mil. Ia menjadi miliarder kedua yang terbang ke luar angkasa setelah Richard Branson. Bezos juga memiliki surat kabar The Washington Post. Ia membelinya pada tahun 2013. Surat kabar tersebut telah memenangkan beberapa Hadiah Pulitzer di bawah kepemilikannya.
Kehidupan Pribadi dan Fakta Menarik
Jeff Bezos memiliki banyak kebiasaan pribadi yang menarik. Ia terkenal karena tawanya yang keras dan membahana. Orang-orang menggambarkannya sebagai tidak biasa. Fakta menariknya adalah Bezos masih mencuci piringnya sendiri. Ia mengatakan penting untuk melakukan sesuatu yang sederhana setiap hari. Fakta menarik lainnya adalah ia adalah bintang di sekolah menengah. Ia adalah valedictorian dan memberikan pidato tentang koloni luar angkasa. Ia menyukai fiksi ilmiah. Buku favoritnya adalah "The Remains of the Day" karya Kazuo Ishiguro. Ia telah membacanya berkali-kali. Bezos menikah dengan MacKenzie Scott pada tahun 1993. Ia adalah seorang novelis. Mereka bertemu ketika ia mewawancarainya untuk pekerjaan di D.E. Shaw. Mereka memiliki empat anak. Mereka bercerai pada tahun 2019. MacKenzie menerima sebagian besar saham Amazon. Ia telah menyumbangkan miliaran dolar untuk amal. Bezos telah menjalin hubungan dengan Lauren Sánchez sejak 2019. Bezos suka menjelajah. Ia telah mencari mesin roket Apollo di dasar laut. Ia memiliki kapal pesiar yang sangat besar. Ia juga memiliki jam di dalam gunung di Texas. Jam tersebut dirancang untuk berjalan selama 10.000 tahun. Ia ingin orang-orang memikirkan masa depan jangka panjang. Bezos mengatakan ia bukan seorang yang suka berpesta. Ia lebih suka makan malam yang tenang dan membaca.
Warisan dan Pengaruh
Jeff Bezos mengubah cara dunia berbelanja. Sebelum Amazon, orang-orang berkendara ke toko dan berharap barangnya tersedia. Setelah Amazon, orang-orang duduk di rumah dan memesan hampir semua hal. Pengiriman tiba keesokan harinya di banyak tempat. Obsesi pelanggan Amazon memaksa pengecer lain untuk meningkatkan layanan mereka. Bezos juga mengubah cara perusahaan berpikir tentang waktu. Ia terkenal mengatakan bahwa Amazon berfokus pada tujuan jangka panjang, bukan keuntungan triwulanan. Filosofi itu memungkinkan Amazon untuk berinvestasi dalam ide-ide baru selama bertahun-tahun sebelum membuahkan hasil. Banyak startup sekarang mengikuti pendekatan jangka panjang yang sama. AWS mengubah cara perusahaan membangun perangkat lunak. Sebelum AWS, sebuah startup perlu membeli server yang mahal. Setelah AWS, sebuah startup dapat menyewa daya komputasi dengan harga murah. Itu menurunkan biaya inovasi. Pekerjaan luar angkasa Bezos, melalui Blue Origin, mendorong teknologi roket maju. Ia percaya jutaan orang suatu hari nanti akan hidup dan bekerja di luar angkasa. Ia menghabiskan miliaran untuk mewujudkan masa depan itu. Bezos menerima banyak penghargaan. Majalah Time menobatkannya sebagai Tokoh Tahun Ini pada tahun 1999. Ia menerima Heinlein Prize for Advances in Space Commercialization. Ia terpilih menjadi National Academy of Engineering. Warisannya masih berkembang. Ia baru berusia 60-an. Ia tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.
Kutipan atau Ucapan Terkenal
Jeff Bezos telah mengucapkan banyak kata-kata bijak. Salah satu kutipan terkenalnya adalah, "Marginmu adalah peluangku." Ucapan kuat lainnya adalah, "Kami keras kepala pada visi. Kami fleksibel pada detail." Ia juga mengatakan, "Jika kamu ingin menjadi inventif, kamu harus bersedia gagal." Anak-anak mungkin menyukai yang ini: "Yang perlu kita lakukan adalah selalu condong ke masa depan. Ketika dunia berubah di sekitarmu, beradaptasilah." Keluarga dapat membaca kutipan ini bersama-sama. Tanyakan kepada anak-anak, "Apa artinya marginmu adalah peluangku?" Artinya jika perusahaan lain mengenakan biaya terlalu mahal, kamu dapat mengenakan biaya lebih rendah dan memenangkan pelanggan. Orang tua dapat membantu anak-anak melihat bahwa Bezos memulai Amazon tanpa jaminan keberhasilan. Ia meninggalkan pekerjaan yang aman. Ia mengambil risiko besar. Kutipannya mengingatkan kita bahwa bermain aman jarang mengubah dunia.
Cara Belajar dari Jeff Bezos
Anak-anak dapat mempelajari beberapa pelajaran dari Jeff Bezos. Pertama, berpikir jangka panjang. Bezos merencanakan dalam beberapa dekade, bukan tahun. Ia membangun Amazon selama 20 tahun sebelum benar-benar menguntungkan. Kedua, terobsesi pada pelanggan. Misi Amazon adalah menjadi perusahaan yang paling berpusat pada pelanggan di Bumi. Tanyakan apa yang dibutuhkan orang. Kemudian bangunlah. Ketiga, bersedia gagal. Bezos mengatakan Amazon telah mengalami kegagalan bernilai miliaran dolar. Fire Phone, Amazon Auctions, dan banyak ide lainnya gagal. Ia belajar dari masing-masingnya. Orang tua dapat mendorong anak-anak kecil untuk memulai bisnis kecil. Jual limun, buat gelang, atau ajak anjing jalan-jalan. Pelajari apa yang diinginkan pelanggan. Anak-anak yang lebih besar dapat menulis "surat masa depan." Jelaskan apa yang ingin kamu capai dalam 10 tahun. Bacalah setiap tahun. Keluarga juga dapat mempraktikkan "aturan dua pizza." Bezos mengatakan tim harus cukup kecil untuk diberi makan dengan dua pizza. Tim kecil membuat keputusan lebih cepat. Aktivitas lainnya adalah mencoba hal baru yang mungkin gagal. Gambarlah sebuah gambar. Buatlah sebuah model. Tulis sebuah cerita. Jika gagal, tanyakan apa yang kamu pelajari. Jeff Bezos memulai dengan garasi dan impian menjual buku. Ia mengakhiri dengan perusahaan yang bernilai lebih dari satu triliun dolar. Ia tidak memiliki formula rahasia. Ia memiliki kesabaran, kerja keras, dan fokus pada pelanggan. Setiap anak dapat mempelajari kebiasaan itu. Berpikir besar. Mulailah dari kecil. Belajar dengan cepat. Itulah cara Amazon. Itulah cara Bezos. Sekarang pergilah dan bangun startup garasimu sendiri. Dunia menunggu untuk membeli apa yang kamu buat.

