Bagaimana Cara Berbicara, Menjadi Seorang Pembicara, Terus Berbicara, atau Tetap Banyak Bicara Tanpa Berlebihan?

Bagaimana Cara Berbicara, Menjadi Seorang Pembicara, Terus Berbicara, atau Tetap Banyak Bicara Tanpa Berlebihan?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Anda berbicara untuk berbagi perasaan Anda. Seorang pembicara menikmati percakapan dengan orang lain. Kata-kata “berbicara, pembicara, berbicara, banyak bicara” semuanya berasal dari satu keluarga. Setiap kata berbicara tentang menggunakan kata-kata untuk berkomunikasi. Tetapi masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat. Mempelajari keluarga ini membantu anak-anak menyeimbangkan berbicara dan mendengarkan. Mari kita jelajahi keempat kata ini bersama-sama.

Apa Maksudnya “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu gagasan inti dapat berkembang menjadi banyak bentuk kata. Maknanya tetap sama di intinya. Tetapi kata tersebut mengubah akhirnya untuk peran baru. Misalnya, “berbicara” adalah kata kerja atau kata benda. “Pembicara” adalah kata benda. “Berbicara” adalah kata benda atau bentuk kata kerja. “Banyak bicara” adalah kata sifat. Mengetahui keempat bentuk ini membantu seorang anak menggambarkan gaya komunikasi.

Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Kata ganti berubah dari “dia” menjadi “dia” atau “miliknya”. Keluarga kata kita berubah dengan menambahkan akhiran, bukan dengan mengubah orang. Pikirkan “berbicara” sebagai tindakan inti berbicara. “Pembicara” mengubah tindakan itu menjadi seseorang. “Berbicara” mengubah tindakan itu menjadi sebuah kegiatan. “Banyak bicara” mengubah kualitas menjadi deskripsi. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan sederhana. Tindakan apa? Berbicara. Siapa yang berbicara? Pembicara. Kegiatan apa? Berbicara. Apa yang menggambarkan seseorang yang banyak bicara? Banyak bicara.

Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini memiliki kata kerja, kata benda, dan kata sifat. Mari kita mulai dengan kata kerja “berbicara”. Kata Kerja: Silakan berbicara dengan guru Anda tentang masalah tersebut. “Berbicara” berarti mengucapkan kata-kata.

“Berbicara” juga bisa menjadi kata benda. Kata Benda: Kami melakukan percakapan panjang tentang persahabatan. “Berbicara” berarti percakapan.

Berikutnya adalah kata benda “pembicara”. Kata Benda: Seorang pembicara yang baik juga mendengarkan dengan baik. “Pembicara” berarti seseorang yang berbicara.

Kemudian kita memiliki “berbicara” sebagai kata benda. Kata Benda: Terlalu banyak berbicara dapat melelahkan suara Anda. “Berbicara” juga bisa menjadi bentuk kata kerja. Kata Kerja (sedang berlangsung): Para siswa sedang berbicara saat makan siang.

Terakhir adalah kata sifat “banyak bicara”. Kata Sifat: Adik perempuan saya sangat banyak bicara di pagi hari. “Banyak bicara” berarti cenderung banyak berbicara.

Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas Kata bahasa Inggris Kuno “tacan” tidak berarti berbicara. “Berbicara” itu sendiri datang kemudian dari bahasa Inggris Pertengahan “talken”. Dari akar ini, kami membangun sebuah keluarga tentang berbicara. “Berbicara” mempertahankan arti kata kerja dan kata benda utama. Menambahkan -er menjadikan “pembicara” (orangnya). Menambahkan -ing menjadikan “berbicara” (kegiatannya). Menambahkan -ative menjadikan “banyak bicara” (penuh dengan pembicaraan). Anak-anak dapat melihat pola yang sama dalam keluarga lain. Misalnya “berjalan, pejalan kaki, berjalan, walkative (jarang)”. Juga “lari, pelari, berlari, runative (tidak).” Tetapi “banyak bicara” adalah kata yang umum dan berguna.

Makna yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Perhatikan dengan seksama peran masing-masing kata. “Berbicara” bisa menjadi kata kerja atau kata benda. Contoh kata kerja: Bicaralah dengan lembut di dekat perpustakaan. Contoh kata benda: Saya menikmati percakapan kita kemarin.

“Pembicara” adalah kata benda untuk seseorang. Contoh: Seorang pembicara yang cepat dapat sulit diikuti.

“Berbicara” adalah kata benda atau bentuk kata kerja. Contoh kata benda: Berbicara membantu memecahkan masalah. Contoh kata kerja: Dia sedang berbicara dengan temannya.

“Banyak bicara” adalah kata sifat. Contoh: Orang yang banyak bicara bisa menyenangkan di pesta. Masing-masing bentuk memiliki peran yang jelas. Hanya “berbicara” dan “berbicara” yang memiliki dua peran.

Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Kita dapat membuat kata keterangan dari “banyak bicara”. Tambahkan -ly untuk mendapatkan “talkatively”. Banyak bicara + ly = talkatively. Contoh: Dia berbicara dengan banyak bicara selama satu jam. Tetapi “talkatively” jarang terjadi. Lebih umum adalah “dia banyak bicara” atau “dia berbicara tanpa henti.” Untuk pelajar muda, fokuslah pada “banyak bicara” sebagai kata sifat. Peringatan sederhana: “Banyak bicara menggambarkan seseorang yang banyak bicara.”

Hati-hati dengan Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) “Berbicara” tidak memiliki huruf ganda. Tambahkan -er untuk membuat “pembicara”. Berbicara + er = pembicara (tidak ada perubahan). Tambahkan -ing untuk membuat “berbicara”. Berbicara + ing = berbicara (tidak ada perubahan). Tambahkan -ative untuk membuat “banyak bicara”. Berbicara + ative = banyak bicara (pertahankan k, tambahkan ative). Kesalahan umum adalah menulis “berbicara” sebagai “tawk” (ejaan non-standar dalam beberapa dialek). Katakan “Berbicara menggunakan l. T-A-L-K.” Kesalahan lainnya adalah “pembicara” dieja “talkker” (k ganda). Katakan “Pembicara memiliki satu k. Berbicara + er.” Kesalahan lainnya adalah “berbicara” dieja “berbicara” (benar) tetapi beberapa orang menulis “talkin” (informal). Katakan “Dalam penulisan sekolah, gunakan berbicara dengan g.” Kesalahan lainnya adalah “banyak bicara” dieja “banyak bicara” (benar) tetapi beberapa orang menulis “talkitive” (i bukan a). Katakan “Banyak bicara memiliki a. Berbicara + ative.”

Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Cobalah kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Bacalah masing-masing dengan lantang. Pilih kata yang benar dari keluarga tersebut.

Silakan ______ kepada saya tentang perasaan Anda. Jawaban: berbicara (kata kerja)

Seorang ______ yang baik tahu kapan harus diam. Jawaban: pembicara (kata benda)

Bayi sedang ______ untuk pertama kalinya. Jawaban: berbicara (bentuk kata kerja)

Teman saya sangat ______. Dia bisa berbicara selama berjam-jam. Jawaban: banyak bicara (kata sifat)

Kami melakukan ______ yang menyenangkan setelah makan malam. Jawaban: berbicara (kata benda)

Seorang ______ yang pendiam terkadang berpikir lebih banyak. Jawaban: pembicara (kata benda)

______ selama menonton film adalah hal yang kasar. Jawaban: berbicara (kata benda)

Anak yang ______ sering mengangkat tangannya. Jawaban: banyak bicara (kata sifat)

Mari kita ______ tentang rencana akhir pekan kita. Jawaban: berbicara (kata kerja)

______ terlalu banyak dapat mengganggu orang lain. Jawaban: berbicara (kata benda)

Setelah latihan, tanyakan satu pertanyaan kepada anak Anda. Apakah kata ini merupakan tindakan, orang, kegiatan, atau kata yang menggambarkan untuk seorang cerewet? Pertanyaan sederhana itu mengajarkan tata bahasa melalui keterampilan percakapan.

Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Gunakan makan malam keluarga untuk mengajarkan “berbicara”. Katakan “Mari kita bicarakan tentang bagian favorit kita hari ini.” Gunakan debat untuk mengajarkan “pembicara”. Katakan “Kandidat presiden adalah pembicara yang hebat.” Gunakan panggilan telepon untuk mengajarkan “berbicara”. Katakan “Saya sedang berbicara dengan Nenek di telepon.” Gunakan cerita sosial untuk mengajarkan “banyak bicara”. Katakan “Beberapa orang banyak bicara. Beberapa pendiam. Keduanya baik-baik saja.”

Mainkan “isi bagian yang kosong” selama perjalanan mobil. Katakan “Bisakah kita ______ tentang perjalanan?” (berbicara) Katakan “Seorang ______ yang baik juga mendengarkan.” (pembicara) Katakan “Burung-burung sedang ______ di pohon.” (berbicara) Katakan “Dia menjadi sangat ______ ketika dia bersemangat.” (banyak bicara)

Bacalah cerita tentang karakter yang ramah yang suka berbicara. Tanyakan “Apakah karakternya banyak bicara?” Tanyakan “Apakah karakter tersebut juga mendengarkan?”

Ubah kegiatan menggambar menjadi pelajaran kata. Gambar dua gelembung ucapan yang saling berhadapan. Beri label “berbicara”. Gambar seseorang dengan megafon. Beri label “pembicara”. Gambar gagang telepon. Beri label “berbicara di telepon”. Gambar mulut dengan banyak kata yang tumpah. Beri label “banyak bicara”.

Saat anak Anda melakukan kesalahan, tetap tenang. Jika mereka mengatakan “Dia adalah pembicara,” katakan “Hampir. Dia adalah seorang pembicara. Berbicara adalah tindakannya. Pembicara adalah orangnya.” Jika mereka mengatakan “Dia sangat berbicara,” katakan “Hampir. Dia sangat banyak bicara. Berbicara adalah tindakannya. Banyak bicara menggambarkan kebiasaannya.”

Tuliskan keempat kata tersebut di catatan tempel. Letakkan di dinding dekat telepon atau meja makan. Setiap kali Anda melakukan percakapan keluarga, tunjuklah “berbicara”.

Ingatlah bahwa berbicara adalah sebuah keterampilan. Gunakan kata-kata ini untuk mengajarkan keseimbangan. “Seorang pembicara yang baik juga tahu kapan harus mendengarkan.” Segera anak Anda akan berbicara dengan percaya diri. Mereka akan menjadi pembicara yang bijaksana. Mereka akan menikmati berbicara dengan teman-teman. Tetapi mereka tidak akan menjadi begitu banyak bicara sehingga mereka lupa untuk mendengarkan. Itulah kekuatan seimbang dari mempelajari satu keluarga kata kecil bersama-sama.