Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu kata dasar dapat berkembang menjadi lima bentuk yang seimbang. “Equal, equality, equally, equate, equation” memiliki satu arti yang sama. Arti tersebut adalah “sama dalam nilai atau jumlah.” Masing-masing bentuk memiliki tugas yang berbeda dalam sebuah kalimat. Satu kata menggambarkan sesuatu yang sama. Satu kata menyebutkan keadaan yang sama. Satu kata memberitahu bagaimana sesuatu dilakukan dengan cara yang sama. Satu kata menunjukkan tindakan membuat sama. Satu kata menyebutkan kalimat matematika. Memelajari kelima bentuk ini membangun kosakata keadilan dan matematika.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “they, them, their.” Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain. “Equal” adalah kata sifat atau kata kerja. “Equality” adalah kata benda. “Equally” adalah kata keterangan. “Equate” adalah kata kerja. “Equation” adalah kata benda. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda. Jenis jumlah atau hak apa? Equal. Keadaan atau prinsip apa? Equality. Bagaimana sesuatu dilakukan? Equally. Tindakan apa? Equate. Kalimat matematika apa? Equation.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini dimulai dengan kata sifat “equal.” Equal berarti sama dalam ukuran, jumlah, atau nilai. Contoh: “Potong kue menjadi dua bagian yang equal.” Dari “equal,” kita membuat kata benda “equality.” “Equality” menyebutkan keadaan yang sama. Contoh: “Equality berarti setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama.” Dari “equal,” kita membuat kata keterangan “equally.” “Equally” memberitahu bagaimana sesuatu dilakukan dengan cara yang sama. Contoh: “Bagikan camilan secara equally.” Dari “equal,” kita membuat kata kerja “equate.” “Equate” berarti mengatakan dua hal adalah sama. Contoh: “Jangan equate kekayaan dengan kebahagiaan.” Dari “equate,” kita membuat kata benda “equation.” “Equation” menyebutkan kalimat matematika dengan tanda sama dengan. Contoh: “Selesaikan equation 2 + 3 = 5.”
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas Pikirkan dua anak berbagi kue. Masing-masing anak mendapatkan jumlah kue yang “equal”. Itu adalah kata sifat. Keadilan dalam berbagi adalah “equality.” Itu adalah kata benda. Kue-kue tersebut dibagi “equally” di antara mereka. Itu adalah kata keterangan. Jika Anda mengatakan “Empat kue untuk masing-masing sama dengan delapan total,” Anda “equate” angka-angkanya. Itu adalah kata kerja. Kalimat matematika “4 + 4 = 8” adalah sebuah “equation.” Itu adalah kata benda. Arti akarnya tetap “sama dalam nilai.” Peran berubah dengan setiap kalimat.
Arti yang Sama, Tugas yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? “Equal” bisa menjadi kata sifat atau kata kerja. Sebagai kata sifat: “Kedua garis tersebut equal panjangnya.” Sebagai kata kerja: “Tidak ada yang bisa equal kebaikannya.” “Equality” selalu menjadi kata benda. Itu menyebutkan sebuah prinsip atau keadaan. Contoh: “Equality di hadapan hukum adalah penting.” “Equally” selalu menjadi kata keterangan. Itu menggambarkan bagaimana suatu tindakan dilakukan. Contoh: “Pekerjaan itu dibagi secara equally.” “Equate” selalu menjadi kata kerja. Itu menunjukkan tindakan membandingkan sebagai sama. Contoh: “Jangan equate kesalahan dengan kegagalan.” “Equation” selalu menjadi kata benda. Itu menyebutkan kalimat matematika. Contoh: “Tulis equation di papan tulis.” Satu keluarga. Tugas yang berbeda.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? “Equal” menjadi “equally” dengan menambahkan -ly. Ini adalah pola yang sederhana dan umum. Fair menjadi fairly. Loud menjadi loudly. Quick menjadi quickly. “Equally” mengikuti aturan yang sama. Kata keterangan menggambarkan tindakan yang dilakukan dalam ukuran yang sama. Contoh: “Mereka equally berbakat.”
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya) “Equal” tidak memiliki huruf ganda. Itu dimulai dengan “e” dan diakhiri dengan “qual.” Ketika kita menambahkan “-ity,” kita mengubah “a” dan menambahkan “ity.” Equal → equality (pertahankan “l” dan tambahkan “ity”). Ketika kita menambahkan “-ly,” kita mempertahankan kata tersebut. Equal + ly = equally. Ketika kita menambahkan “-ate,” kita mengubah “a” dan menambahkan “ate.” Equal → equate (hilangkan “l”? Tidak – equal menjadi equate. “al” berubah menjadi “at.”) Ketika kita menambahkan “-ion,” kita mempertahankan “equate” dan menghilangkan “e.” Equate – hilangkan “e” – tambahkan ion = equation. Kesalahan umum adalah menulis “equality” dengan satu “l” (eqality). Ejaan yang benar memiliki ganda “l” – equality. Kesalahan lainnya adalah menulis “equation” dengan satu “t” (equasion). Ejaan yang benar memiliki “quation” – equation. Tulis perlahan pada awalnya. Ingat: equal, equality, equally, equate, equation.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Cobalah kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Isi bagian yang kosong dengan equal, equality, equally, equate, atau equation.
Potong sandwich menjadi dua bagian _______.
Setiap orang berhak mendapatkan _______ di bawah hukum.
Permen itu dibagi _______ di antara ketiga teman.
Jangan _______ kelelahan dengan kemalasan.
Selesaikan _______ matematika untuk x.
Kedua sisi timbangan tersebut _______.
_______ berarti keadilan bagi semua orang.
Silakan _______ jumlah air di setiap cangkir.
_______ 5 + 2 = 7 adalah benar.
Dia _______ terampil dalam melukis dan menggambar.
Jawaban: equal equality equally equate equation equal Equality equal equation equally
Periksa setiap jawaban secara perlahan. Tanyakan kepada anak Anda mengapa kata itu cocok. Puji usaha dan pemikiran yang adil. Jaga agar latihan tetap singkat dan seimbang.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Anda dapat mengajarkan “equal, equality, equally, equate, equation” melalui kehidupan sehari-hari. Gunakan pembagian, matematika, dan pembicaraan tentang keadilan.
Saat waktu camilan, katakan “Mari kita buat tumpukan kerupuk yang equal.” Tanyakan “Apa arti equal?”
Saat Anda berbicara tentang keadilan, katakan “Equality berarti setiap orang mendapatkan hal yang sama.” Tanyakan “Apa itu equality?”
Saat Anda berbagi mainan, katakan “Berbagi secara equally.” Tanyakan “Apa arti equally?”
Saat Anda membandingkan dua hal, katakan “Jangan equate mereka jika mereka berbeda.” Tanyakan “Apa arti equate?”
Saat waktu matematika, tulis “2 + 2 = 4.” Katakan “Ini adalah sebuah equation.” Tanyakan “Apa itu equation?”
Mainkan permainan “pembagian yang adil.” Tulis kelima kata tersebut di catatan tempel. Ucapkan sebuah kalimat. Biarkan anak Anda memegang kata yang benar. Contoh: “Bagian yang equal.” Anak memegang “equal.” “Equality penting.” Anak memegang “equality.” “Berbagi secara equally.” Anak memegang “equally.” “Equate keduanya.” Anak memegang “equate.” “Selesaikan equation.” Anak memegang “equation.”
Gambar poster lima bagian. Tulis “equal” dengan gambar dua irisan berukuran sama. Tulis “equality” dengan gambar timbangan yang seimbang. Tulis “equally” dengan gambar tiga anak dengan jumlah kue yang sama. Tulis “equate” dengan gambar tanda sama dengan. Tulis “equation” dengan gambar 3 + 2 = 5. Gantung di dinding.
Gunakan permainan “keseimbangan.” Pegang dua benda yang berbeda. Katakan “Apakah ini equal beratnya?” Biarkan anak Anda menebak. Kemudian katakan “Mari kita tulis equation tentang hal itu.”
Jaga agar setiap sesi di bawah lima menit. Ulangi permainan di hari yang berbeda. Anak-anak belajar melalui keadilan dan pembicaraan matematika yang menyenangkan.
Saat anak Anda melakukan kesalahan, tersenyumlah. Katakan “Usaha yang bagus. Biarkan saya tunjukkan lagi.” Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana. Kemudian lanjutkan.
Tidak perlu latihan tata bahasa. Tidak perlu ujian. Hanya contoh yang hangat dan keseimbangan nyata setiap hari. Segera anak Anda akan menguasai “equal, equality, equally, equate, equation.” Keterampilan itu akan membantu mereka dengan keadilan, matematika, dan melihat kapan hal-hal itu sama.

