Apa Itu "Lirik Lagu Anak Humpty Dumpty" dan Pelajaran Bahasa Inggris Apa yang Diajarkannya?

Apa Itu "Lirik Lagu Anak Humpty Dumpty" dan Pelajaran Bahasa Inggris Apa yang Diajarkannya?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Halo, para pembelajar yang luar biasa! Hari ini, kita akan melihat salah satu sajak paling terkenal dalam bahasa Inggris. Kita akan menjelajahi "lirik lagu anak Humpty Dumpty". Puisi pendek empat baris ini menceritakan kisah yang lengkap dan mudah diingat. Ini adalah alat yang fantastis untuk mengajarkan bentuk lampau sederhana, dasar-dasar bercerita, dan kosakata yang jelas. Mari kita panjat tembok dan temukan apa yang bisa kita pelajari.

Apa sajaknya? Sajak yang kita pelajari adalah sajak anak-anak klasik dalam bahasa Inggris. Asalnya tidak jelas, tetapi telah dicintai selama berabad-abad. Puisi ini menyajikan narasi sederhana tentang karakter bernama Humpty Dumpty, yang sering digambarkan sebagai telur, yang jatuh hebat. Terlepas dari upaya kuda dan prajurit raja, dia tidak dapat disatukan kembali. Sajak ini pendek, berirama, dan memiliki awal, tengah, dan akhir yang jelas. Ini menjadikannya cerita pertama yang sangat baik bagi anak-anak untuk memahami urutan dan konsekuensi dengan cara yang sederhana dan dramatis.

Lirik sajak anak-anak Lirik lagu anak-anak Humpty Dumpty tradisional singkat dan to the point. Berikut ini:

Humpty Dumpty duduk di tembok, Humpty Dumpty jatuh hebat. Semua kuda raja, Dan semua prajurit raja, Tidak bisa menyatukan Humpty lagi.

Kekuatan cerita terletak pada kesederhanaannya dan akhir yang tak terlupakan, sedikit menyedihkan. Pengulangan "Humpty Dumpty" membuatnya mudah bagi anak-anak untuk ikut bernyanyi.

Pembelajaran kosakata Sajak pendek ini memperkenalkan kosakata deskriptif yang kuat dan kata-kata bertema kerajaan.

Nama karakter itu sendiri, Humpty Dumpty, adalah contoh nama majemuk berima yang menyenangkan dan mudah diingat.

Kita mempelajari kata kerja kunci dalam bentuk lampau: duduk (bentuk lampau dari sit) dan jatuh (bentuk lampau dari have a fall). Frasa "jatuh hebat" menggunakan kata sifat great yang berarti "besar" atau "signifikan."

Kata benda kerajaan dan kolektif diperkenalkan: raja, kuda, prajurit. "Semua kuda raja" mengacu pada kavaleri, dan "semua prajurit raja" mengacu pada tentara atau pelayan.

Baris terakhir mengajarkan kemampuan lampau negatif: "Tidak bisa menyatukan... lagi." Kata kerja put together adalah kata kerja frasa umum yang berarti merakit atau memperbaiki.

Poin fonetik Sajak ini sangat baik untuk melatih bunyi vokal dan gugus konsonan.

Bunyi /ʌ/ pendek ditampilkan dalam "Humpty," "Dumpty," dan "together."

Bunyi /ɔː/ muncul dalam "wall," "all," dan "horses."

Campuran konsonan seperti /st/ dalam "story" (konteks) dan /kŋ/ dalam "king" ada. Bunyi /k/ yang kuat dalam "couldn't" dan "king" juga patut diperhatikan.

Paling penting, sajak ini dibangun di atas pasangan rima yang sempurna: wall/fall, dan near-rhyme men/again. Ini menyoroti pola suara dasar dalam bahasa Inggris.

Pola tata bahasa Sajak ini adalah masterclass dalam bentuk lampau sederhana untuk narasi.

Setiap kata kerja utama dalam bentuk lampau: sat, had, couldn't put. Ini menunjukkan kepada anak-anak cara menceritakan kisah lengkap tentang sesuatu yang sudah terjadi.

Ini menggunakan struktur "couldn't + kata kerja dasar" untuk mengungkapkan ketidakmampuan di masa lalu. Ini adalah pola kata kerja modal utama.

Frasa "All the king's horses and all the king's men" menggunakan all untuk penekanan, mengajarkan cara mengatakan "setiap orang."

Urutan peristiwa jelas: 1. Dia duduk. 2. Dia jatuh. 3. Mereka mencoba. 4. Mereka gagal. Ini mengajarkan urutan cerita dasar dan sebab-akibat.

Kegiatan belajar Kita dapat menghidupkan sajak klasik ini dengan kegiatan yang menarik dan mendidik.

  1. Kartu Urutan Cerita: Buat empat kartu bergambar: 1) Humpty di tembok, 2) Humpty jatuh/retak, 3) Kuda dan prajurit tiba, 4) Hasil yang menyedihkan. Minta anak-anak mengurutkannya dan menceritakan cerita untuk setiap gambar.

  2. Diskusi Kreatif "Apa yang Terjadi Selanjutnya?": Sajak ini memiliki akhir yang terbuka. Apa yang bisa terjadi selanjutnya? Bisakah seorang dokter yang pintar memperbaikinya? Bisakah dia menjadi omelet yang lezat? Dorong anak-anak untuk membayangkan dan menggambarkan akhir baru menggunakan bentuk lampau atau masa depan. "Koki datang dan membuat omelet."

  3. Permainan "Aman atau Tidak Aman?": Gunakan jatuhnya Humpty sebagai pelajaran lembut tentang keselamatan. Tunjukkan gambar tempat yang aman dan tidak aman untuk duduk atau memanjat (kursi yang kokoh vs. ambang jendela). Diskusikan mengapa tembok Humpty adalah pilihan yang tidak aman, menggunakan kosakata seperti tinggi, tembok, jatuh, aman, berbahaya.

  4. Perburuan Kata Berima: Setelah mempelajari "wall/fall" dan "men/again," lakukan perburuan kata lain yang berima dengan mereka. "Ball, tall, call" untuk wall. "Pen, hen, ten" untuk men. Ini membangun kesadaran fonologis.

Materi yang dapat dicetak Sumber daya yang dapat dicetak dapat membuat cerita ini interaktif dan memperkuat pembelajaran.

Buat "Buku Cerita Humpty Dumpty Saya" dengan halaman untuk setiap baris sajak. Anak-anak dapat menjiplak kata-kata dan menggambar ilustrasi.

Rancang kartu kosakata dengan gambar dan kata-kata: wall, fall, king, horses, men, together. Ini dapat digunakan untuk permainan mencocokkan atau untuk membangun kalimat "Humpty Dumpty duduk di tembok."

Lembar "Potong dan Tempel Urutan" sangat efektif. Berikan empat gambar cerita dalam urutan acak di bagian bawah halaman. Anak-anak memotongnya dan menempelkannya dalam urutan yang benar pada kisi bernomor di atas.

Sediakan lembar cetak puzzle "Perbaiki Humpty!". Cetak gambar Humpty Dumpty yang retak menjadi beberapa bagian besar (seperti puzzle). Anak-anak dapat mewarnai, memotong, dan menempelkannya kembali di lembar lain, secara harfiah "menyatukannya kembali."

Permainan edukasi Permainan terstruktur dapat memperdalam pemahaman tentang bahasa dan tema sajak.

  1. Permainan Suku Kata "Bangun Tembok": Gunakan balok atau bantal. Ucapkan sebuah kata dari sajak. Untuk setiap suku kata, anak menambahkan balok ke tembok. "Humpty" (2 balok). "Dumpty" (2 balok). "Together" (3 balok). Ini mengajarkan kesadaran suku kata dengan cara yang taktil.

  2. Permainan Mendengarkan "Perintah Raja": Satu anak adalah "raja" atau "ratu." Mereka memberikan perintah sopan kepada "kuda dan prajurit" (anak-anak lain) menggunakan frasa seperti "Silakan duduk," "Silakan berjalan ke pintu." Grup hanya mengikuti jika perintah dimulai dengan "silakan," memperkuat bahasa yang sopan. Ini terhubung ke tema pembantu raja.

  3. Charade "Could or Couldn't?": Tuliskan tindakan lampau sederhana pada kartu yang mungkin atau tidak mungkin terjadi sejak lama (misalnya, "mengendarai kuda," "berbicara di ponsel pintar"). Seorang anak memerankannya. Yang lain menebak dan berkata, "Dahulu kala, orang bisa mengendarai kuda!" atau "Dahulu kala, orang tidak bisa berbicara di ponsel pintar!" Ini memperkuat tata bahasa "could/couldn't" dari sajak.

"Lirik lagu anak-anak Humpty Dumpty" adalah paket kecil yang berisi seluruh dunia pembelajaran bahasa. Mereka mengajarkan narasi, bentuk lampau, konsekuensi, dan kosakata yang kaya hanya dalam beberapa baris. Dengan menjelajahi sajak ini melalui lagu, diskusi, dan permainan, anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana bahasa Inggris bekerja untuk menceritakan sebuah cerita. Jadi ingat, bahkan dari kejatuhan yang hebat, kita dapat mempelajari hal-hal hebat tentang kata-kata.