Apa yang Terjadi Padanya? Lihat 100 Kalimat Pasif yang Paling Umum untuk Taman Kanak-Kanak!

Apa yang Terjadi Padanya? Lihat 100 Kalimat Pasif yang Paling Umum untuk Taman Kanak-Kanak!

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Halo, detektif kata kecil! Terkadang, dalam sebuah cerita, pahlawan bukanlah orang yang melakukan aksi. Terkadang, pahlawan adalah orang yang terkena aksi tersebut. Ini adalah cara berbicara khusus yang disebut Kalimat Pasif. Kalimat Pasif adalah ketika kita berbicara tentang sesuatu yang sedang dikenai tindakan. Pikirkan seperti lensa ajaib! Pemandu Anda adalah Penny, Si Pengambil Gambar. Penny memiliki lensa kamera khusus. Lensa ini menunjukkan kepada kita apa yang terjadi pada berbagai hal. Mari kita lihat melalui lensa Penny di rumah, taman bermain, sekolah, dan dunia luar!

Apa itu Kalimat Pasif? Kalimat Pasif adalah cara yang berbeda untuk melihat sebuah tindakan. Dalam Kalimat Pasif, kalimat dimulai dengan hal yang menerima tindakan. Hal yang sedang dikenai sesuatu adalah bintangnya! Pelaku tindakan mungkin bersembunyi, atau mungkin muncul di akhir dengan kata "oleh". Lihat ini: "Bolanya dilempar." Bolanya tidak melempar. Bolanya sedang dilempar. Seseorang melakukan pelemparan. Ini adalah Kalimat Pasif. Rumusnya adalah: Hal yang Menerima Tindakan + is/am/are/was/were + Kata Kerja (seringkali dengan -ed) + (oleh + Pelaku). "Kue itu dimakan olehku." Kue itu adalah bintangnya. Kue itu sedang dimakan. Saya adalah pemakannya, tetapi saya muncul di akhir. Cara berbicara ini sangat berguna.

Mengapa Belajar tentang Kalimat Pasif? Menggunakan Kalimat Pasif membuat Anda menjadi pengamat yang cerdas. Ini membantu telinga Anda mendengarkan. Anda dapat memahami cerita dan instruksi. "Mainannya dirapikan." Ini membantu mulut Anda berbicara. Anda dapat menggambarkan apa yang Anda lihat terjadi pada berbagai hal. "Gambar saya digantung di dinding!" Ini membantu mata Anda membaca. Anda akan melihat Kalimat Pasif di banyak buku dan rambu. "Pintunya dikunci." Ini membantu tangan Anda menulis. Anda dapat menulis tentang peristiwa dan sains. "Benih ditanam di tanah." Kalimat Pasif sangat bagus ketika tindakan lebih penting daripada siapa yang melakukannya.

Bagaimana Kalimat Pasif Berbeda? Kalimat Pasif memiliki kembaran yang disebut Kalimat Aktif. Keduanya berlawanan. Dalam Kalimat Aktif, pelaku adalah bintangnya. "Saya makan kue itu." Dalam Kalimat Pasif, penerima adalah bintangnya. "Kue itu dimakan olehku." Lensa ajaib Penny memungkinkan kita untuk fokus pada kue, bukan pada saya. Kita menggunakan Kalimat Pasif ketika kita tidak tahu pelakunya, ketika pelakunya tidak penting, atau ketika kita ingin mengejutkan pendengar. "Sepeda saya dipindahkan!" (Saya tidak tahu siapa yang memindahkannya). "Aturannya dibuat." (Pembuatnya bukanlah bagian yang penting). "Jendelanya pecah!" (Kejutan itu adalah jendela yang pecah).

Bagaimana Anda Dapat Mengenali Kalimat Pasif? Penny Si Pengambil Gambar memiliki perlengkapan detektif. Gunakan petunjuk ini untuk menemukan kalimat Pasif.

Carilah kata kerja "being". Kata-kata "is", "am", "are", "was", "were" adalah petunjuk besar. Mereka sering memulai frasa kata kerja khusus. "Tempat tidurnya dibuat. Mainannya dirapikan."

Carilah kata kerja utama yang berakhiran -ed. Banyak kata kerja dalam Kalimat Pasif memiliki "-ed" di akhir. "Bolanya ditendang. Bukunya dibaca." (Beberapa bersifat khusus, seperti "dimakan", "diambil").

Carilah kata "oleh". Kata "oleh" sering memberi tahu kita siapa yang melakukan tindakan. "Gambar itu digambar oleh saudara perempuan saya." Jika Anda melihat "oleh", itu adalah petunjuk yang sangat kuat untuk Kalimat Pasif.

Tanyakan pertanyaan ajaib. Tanyakan: "Apa yang terjadi pada hal ini?" Jika jawabannya masuk akal, itu mungkin pasif. Lihatlah "Pintunya ditutup." Apa yang terjadi pada pintu? Itu sedang ditutup. Ya, itu pasif.

Bagaimana Kita Membangun Kalimat Pasif? Membangun kalimat Pasif seperti mengambil gambar dari hasilnya. Berikut adalah resep sederhana Penny.

Resep Hasil: [Hal yang Menerima Tindakan] + is/am/are/was/were + [Kata Kerja dalam bentuk khusus] + (oleh + [Pelaku]).

Langkah 1: Temukan hal yang mendapatkan tindakan. Ini adalah bintang dari gambar Anda. "Jendela", "Tangan saya", "Bunga-bunga".

Langkah 2: Tambahkan pembantu "being". Pilih "is", "am", "are", "was", atau "were". "Jendelanya adalah ", "Tangan saya adalah ", "Bunga-bunganya adalah ".

Langkah 3: Tambahkan kata kerja utama. Gunakan bentuk khusus. Seringkali, tambahkan "-ed". "Jendelanya dibersihkan." "Tangan saya dicuci." "Bunga-bunganya disiram."

Langkah 4: Tambahkan pelaku (opsional). Gunakan "oleh" jika Anda ingin mengatakan siapa yang melakukannya. "Jendelanya dibersihkan oleh Ayah." "Bunga-bunganya disiram oleh saya."

Mari kita buat satu! Apa yang mendapatkan tindakan? Apelnya. Apa tindakannya? Makan. Apa bentuk khusus dari "makan"? Dimakan. Mari kita bangun: "Apelnya dimakan." Apakah kita tahu siapa yang memakannya? Belum. Mari kita tambahkan: "Apelnya dimakan oleh saya." Gambar yang bagus!

Mari Kita Perbaiki Beberapa Gambar yang Buram! Kadang-kadang gambar pasif kita tidak jelas. Mari kita bantu Penny memperbaikinya.

Kata Kerja "Being" yang Hilang. Salah: "Bolanya dilempar." Ini bukan gambar yang lengkap. Kita membutuhkan pembantu. Benar: "Bolanya dilempar." atau "Bolanya dilempar."

Bentuk Kata Kerja yang Salah. Salah: "Tempat tidurnya dibuat oleh saya." Kata "membuat" membutuhkan bentuk khususnya untuk resep ini. Benar: "Tempat tidurnya dibuat oleh saya." Ingatlah "-ed" atau bentuk khusus.

Membuat Bingung Antara Aktif dan Pasif. Salah: "Saya makan sandwich itu." Ini mencampurkan resepnya. "Saya adalah" berasal dari pasif, tetapi "makan" adalah kalimat aktif. Benar (Aktif): "Saya makan sandwich itu." (Saya adalah pelakunya). Benar (Pasif): "Sandwich itu dimakan oleh saya." atau "Sandwich itu dimakan."

Bintang yang Tidak Jelas. Salah: "Itu rusak." Ini adalah gambar pasif, tetapi kita tidak tahu apa "itu" itu. Cobalah untuk lebih jelas. Lebih Baik: "Mainan saya rusak." atau "Cangkirnya rusak."

Bisakah Anda Menjadi Pengambil Gambar? Mari bermain. Saya akan mengucapkan sebuah kalimat. Anda beri tahu saya apakah itu Kalimat Pasif. "Kue itu dipanggang oleh Ibu." Ya! Kue itu mendapatkan pemanggangan. "Ibu memanggang kue itu." Tidak. Ibu adalah pelakunya. Ini Aktif. "Mainannya dirapikan." Ya! Mainannya menerima tindakan. "Saya merapikan mainannya." Tidak. Saya adalah pelakunya. Kerja detektif yang hebat!

Album Foto Penny: 100 Gambar Kalimat Pasif yang Umum. Berikut adalah seratus gambar tentang hal-hal yang terjadi. Semuanya adalah kalimat Pasif. Lihat tindakan terjadi pada bintangnya.

Di Rumah: Tempat tidurnya dibuat. Lantainya disapu. Piringnya dicuci. Meja diatur. Lampunya dinyalakan. Pintunya ditutup. Jendelanya dibuka. Sampahnya dibuang. Makanannya dimasak. Pakaiannya dilipat. Mainannya diambil. Karpetnya divakum. Ceritanya dibaca. Lagunya dinyanyikan. Gambarnya digambar. Tangannya dicuci. Giginya disikat. Rambutnya disisir. Sepatunya diikat. Piyamanya dipakai. Rumahnya dibersihkan. Suratnya dibawa masuk. Tanamannya disiram. Kue itu dimakan. TV dimatikan.

Di Taman Bermain: Bolanya dilempar. Ayunannya didorong. Perosotannya dituruni. Permainannya dimainkan. Gilirannya diambil. Barisannya dibentuk. Istana pasirnya dibangun. Tangannya ditepuk. Lagunya dinyanyikan. Lomba lari. Palangnya didaki. Frisbeenya ditangkap. Komidi putarnya diputar. Jungkat-jungkitnya diseimbangkan. Bolanya ditendang. Tali lompatnya diputar. Bangkunya diduduki. Gerbangnya dibuka. Aturannya dijelaskan. Kudapannya dibagikan. Tos diberikan. Tawanya terdengar. Kesenangannya didapatkan. Tamannya dicintai. Taman bermainnya ditinggalkan.

Di Sekolah: Namanya ditulis. Tangannya diangkat. Pertanyaannya diajukan. Bukunya dibaca. Lagunya dinyanyikan. Barisannya dilalui. Mejanya dibersihkan. Kertasnya diwarnai. Gambarnya dilukis. Ceritanya diceritakan. Pelajarannya dipelajari. Pekerjaannya selesai. Belnya dibunyikan. Pintunya dibukakan. Kursinya didorong masuk. Lemnya digunakan. Guntingnya dibagikan. Papannya dihapus. Kesalahannya diperbaiki. Pekerjaannya selesai. Ranselnya dikemas. Mantelnya dipakai. Selamat tinggalnya diucapkan. Ruang kelasnya dicintai. Gurunya didengarkan.

Di Alam dan Hewan: Bunganya disiram. Benihnya ditanam. Pohonnya didaki. Sarangnya dibangun. Jaringnya dipintal. Madunya dibuat. Rumputnya dipotong. Daunnya disapu. Jalannya dilalui. Batunya dibalik. Burungnya diberi makan. Anjingnya diajak jalan-jalan. Ikannya diberi makan. Hewan peliharaannya dibelai. Serangganya diamati. Matahari terhalang oleh awan. Hujannya dikumpulkan. Saljunya dibuat menjadi bola. Anginnya terasa. Suaranya terdengar. Hewannya dilacak. Buahnya dipetik. Sayurnya ditanam. Telurnya diletakkan. Dunianya dijelajahi.

Anda Adalah Pengamat Ahli! Anda berhasil! Anda tahu bahwa Kalimat Pasif menunjukkan kepada kita apa yang terjadi pada berbagai hal. Penerima tindakan adalah bintangnya. Penny Si Pengambil Gambar memberi Anda lencana detektif. Anda telah mempelajari seratus kalimat Pasif yang umum. Anda sekarang dapat mengambil gambar kata dari tindakan dan hasilnya.

Inilah yang Anda pelajari dari album foto kami. Anda tahu Kalimat Pasif berfokus pada apa yang menerima tindakan. Anda tahu resepnya: Hal + is/am/are/was/were + kata kerja (seringkali dengan -ed) + (oleh + pelaku). Anda dapat mengenalinya dengan mencari "is/are/was/were" dan kata "oleh". Anda tahu itu berguna ketika tindakan lebih penting daripada pelakunya.

Sekarang, mari kita lakukan beberapa latihan kehidupan! Misi Anda adalah hari ini. Jadilah pembantu Penny. Gunakan lensa ajaib Anda. Lihatlah meja sarapan Anda. Ucapkan tiga kalimat Pasif tentang apa yang Anda lihat. Ucapkan: "Susunya dituangkan. Serealnya dimakan. Sendoknya digunakan." Anda adalah detektif kata yang luar biasa.