Apa yang Menyatakan Sebuah Fakta? Temui 100 Kalimat Deklaratif Paling Umum untuk Taman Kanak-Kanak!

Apa yang Menyatakan Sebuah Fakta? Temui 100 Kalimat Deklaratif Paling Umum untuk Taman Kanak-Kanak!

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Halo, pencari fakta kecil! Apakah kamu tahu bagaimana cara berbagi berita? Bagaimana kamu menceritakan tentang harimu? Kita menggunakan jenis pembicaraan khusus untuk itu. Itu disebut kalimat pernyataan. Kalimat pernyataan hanya memberitahukan sesuatu. Ia berbagi fakta, ide, atau berita. Ini adalah cara kita berbicara yang paling umum! Hari ini, kita adalah reporter bersama Tara sang Pemandu Wisata. Tugas Tara adalah memberi tahu kita fakta. Dia berkata, "Langit ada di atas. Tanah ada di bawah." Itu adalah kalimat pernyataan! Mari kita jelajahi dan ceritakan fakta tentang rumah kita, taman, sekolah, dan dunia.

Apa Itu Kalimat Pernyataan? Kalimat pernyataan adalah kalimat yang membuat pernyataan. Ia menyatakan sesuatu. Ia menyampaikan informasi. Pikirkan seperti pemandu wisata yang ramah. Pemandu berkata, "Ini sekolah kita. Kelasmu ada di sini. Perpustakaan ada di sana." Pemandu tidak bertanya padamu. Pemandu tidak menyuruhmu melakukan sesuatu. Pemandu tidak berteriak kegirangan. Pemandu hanya memberitahumu fakta. Itulah kalimat pernyataan. Biasanya diakhiri dengan tanda titik (.) yang tenang. "Namaku Leo. Aku punya bola merah. Kucing itu lembut."

Mengapa Kita Perlu Membuat Pernyataan? Kita menggunakan kalimat pernyataan sepanjang waktu. Mereka sangat berguna. Mereka membantu telingamu mendengarkan. Kamu belajar hal-hal baru ketika orang memberitahumu fakta. "Sepatumu tidak terikat." Mereka membantu mulutmu berbicara. Kamu dapat menceritakan kisah tentang harimu. "Aku melihat anjing besar hari ini." Mereka membantu matamu membaca. Sebagian besar kata dalam buku ceritamu adalah kalimat pemberitahuan ini. Mereka membantu tanganmu menulis. Kamu dapat menulis di jurnalmu, "Hari ini cerah." Mengetahui cara membuat pernyataan yang jelas adalah alat yang ampuh.

Apa yang Dapat Diberitahukan oleh Kalimat Pernyataan? Kalimat pernyataan dapat memberi tahu kita banyak hal yang berbeda. Mari kita lihat jenis-jenis utama fakta yang dapat dibagikannya.

Ia Dapat Memberitahukan Fakta Sederhana. "Matahari bersinar terang. Aku berusia enam tahun. Rumput berwarna hijau. Mainanku rusak."

Ia Dapat Memberitahukan Bagaimana Seseorang atau Sesuatu Itu. "Ibuku baik hati. Supnya panas. Anjing itu berbulu. Kamu adalah temanku."

Ia Dapat Memberitahukan Apa yang Dimiliki Seseorang atau Sesuatu. "Aku punya dua tangan. Rumah itu punya pintu biru. Dia punya buku baru. Kami punya kucing."

Ia Dapat Memberitahukan Apa yang Sedang Dilakukan Seseorang atau Sesuatu. "Burung itu terbang. Aku makan siang. Ayah membaca koran. Kami bermain di luar."

Ia Dapat Memberitahukan Perasaan atau Pikiran. "Aku merasa senang. Aku suka es krim. Aku pikir itu menyenangkan. Aku mencintaimu."

Bagaimana Kamu Dapat Mengenali Kalimat Pemberitahuan? Tara sang Pemandu Wisata punya beberapa trik mudah. Gunakan mereka untuk menemukan kalimat pernyataan.

Lihatlah tanda akhir. Apakah kalimat itu diakhiri dengan tanda titik (.)? Kemungkinan besar itu adalah kalimat pernyataan. "Sepeda saya berwarna biru."

Dengarkan suaranya. Ketika kamu mengatakannya, apakah suaramu menjadi datar dan turun di akhir? Kedengarannya tenang dan selesai. Itulah suara pemberitahuan fakta.

Lihatlah bagian awalnya. Apakah itu dimulai dengan "Siapa", "Apa", "Di Mana", "Kapan", "Mengapa", "Bagaimana", "Apakah", "Bisakah", atau "Apakah"? Itu sering memulai pertanyaan. Kalimat pemberitahuan sering dimulai dengan orang, tempat, benda, atau "Saya", "Dia", "Dia", "Itu", "Kami", "Kamu", "Mereka".

Tanyakan pada diri sendiri. Apakah kalimat ini berbagi berita atau fakta? Atau apakah itu bertanya, memerintah, atau berteriak? Jika itu berbagi, itu adalah pernyataan.

Bagaimana Kita Membangun Kalimat Pernyataan yang Baik? Membangun kalimat pernyataan seperti membangun kereta kecil berisi fakta. Ia memiliki pola sederhana.

Rumus dasarnya adalah: [Siapa/Apa] + [Adalah/Melakukan/Memiliki] + [Sisanya]. "Siapa/Apa" adalah subjek. "Adalah/Melakukan/Memiliki" adalah kata kerja. "Sisanya" memberikan lebih banyak detail. Selalu akhiri dengan tanda titik.

Untuk fakta tentang keberadaan: [Subjek] + adalah/ialah/adalah + [deskripsi]. "Saya tinggi. Kamu lucu. Bolanya merah."

Untuk fakta tentang melakukan: [Subjek] + kata kerja aksi + [sisanya]. "Saya berlari cepat. Anjing mengunyah tulang. Ibu mengendarai mobil."

Untuk fakta tentang memiliki: [Subjek] + punya/memiliki + [sisanya]. "Saya punya saudara perempuan. Dia punya boneka. Kami punya rumah."

Di Mana Kita Meletakkan Kata-Kata? Kata-kata itu berjalan dalam garis lurus. Subjek dulu, lalu kata kerja, lalu sisanya. "Kucing (subjek) tidur (kata kerja) di sofa (sisanya)." Suaramu harus tenang. Seharusnya tidak naik di akhir seperti pertanyaan. Ingat tanda titikmu. Itu adalah tanda titik untuk kereta faktamu.

Mari Kita Perbaiki Beberapa Kereta Fakta yang Goyah! Kadang-kadang kalimat pemberitahuan kita sedikit kacau. Mari kita perbaiki bersama.

Lupa Tanda Titik. Salah: "Anjing saya berwarna cokelat" Kalimat ini baik-baik saja, tetapi tanda titiknya hilang. Rasanya belum selesai. Benar: "Anjing saya berwarna cokelat." Tanda titik memberi tahu pembaca bahwa faktanya sudah lengkap.

Menggunakan Tanda Titik untuk Perasaan yang Besar. Salah: "Saya suka mainan ini." Ini adalah pernyataan, tetapi jika kamu SANGAT bersemangat, tanda titik terdengar terlalu tenang. Untuk perasaan yang besar, kita menggunakan tanda seru. Tetapi untuk fakta sederhana, tanda titik tidak apa-apa. Mari kita lihat kesalahan yang lebih jelas: Menggunakan tanda titik ketika kamu bermaksud untuk bertanya. Salah: "Kamu akan datang." (diucapkan dengan suara bertanya). Jika kamu bertanya, gunakan tanda tanya. Benar: "Kamu akan datang?" atau, lebih baik, "Apakah kamu akan datang?"

Memulai Seperti Pertanyaan Tetapi Berakhir dengan Tanda Titik. Salah: "Di mana bola saya." Kata "Di Mana" memulai pertanyaan, jadi ia membutuhkan tanda tanya. Benar: "Di mana bola saya?" Itu adalah pertanyaan, bukan kalimat pernyataan. Kalimat pernyataan yang benar adalah: "Bola saya ada di bawah tempat tidur."

Membentuk Kalimat yang Bukan Pikiran yang Lengkap. Salah: "Yang besar, berbulu, putih." Ini bukan kalimat. Ia tidak memiliki kata kerja. Bagaimana dengan kucingnya? Benar: "Kucing itu besar, berbulu, dan putih." atau "Saya melihat kucing besar, berbulu, dan putih." Kalimat pernyataan haruslah pikiran yang lengkap.

Bisakah Kamu Menjadi Pemandu Fakta? Kamu hebat dalam hal ini! Mari bermain. Saya akan mengatakan sebuah fakta. Kamu beri tahu saya apakah itu kalimat pernyataan. "Taman punya ayunan." Ya! Ia memberitahukan sebuah fakta dan diakhiri dengan tanda titik. "Apakah kamu suka ayunan?" Tidak. Itu adalah pertanyaan. Ia diakhiri dengan ?. "Pergi ke ayunan!" Tidak. Itu adalah perintah. "Saya suka ayunan!" Itu adalah seruan. Tetapi "Saya suka ayunan." (dengan tanda titik) juga merupakan kalimat pernyataan. Itu adalah pernyataan fakta. Kamu adalah pengamat fakta yang fantastis!

Buku Fakta Tara: 100 Kalimat Pernyataan Umum. Berikut adalah buku berisi seratus fakta sederhana. Semuanya adalah kalimat pernyataan. Kamu dapat menggunakannya setiap hari.

Di Rumah: Ibu saya ada di dapur. Ayah sedang memasak makan malam. Saya punya cangkir biru. Tempat tidur saya lembut. Rumah kami besar. TV menyala. Mainan saya ada di bawah meja. Makan malam baunya enak. Saya sayang keluarga saya. Bayi sedang tidur. Kamar saya berantakan. Telepon berdering. Sepatu saya ada di dekat pintu. Lampunya terang. Jendela terbuka. Susu ada di kulkas. Buku saya ada di rak. Lantainya bersih. Sofanya nyaman. Ayah saya membaca berita. Saya membantu ibu saya. Kami makan pada pukul enam. Kakak laki-laki saya lebih tinggi dari saya. Kucing itu ada di pangkuan saya. Anjing ingin keluar.

Di Taman Bermain: Matahari panas. Seluncuran itu menyenangkan. Teman saya ada di sini. Ayunan itu melayang tinggi. Pasirnya hangat. Saya melihat dua burung. Tangan saya kotor. Langit berwarna biru. Palang monyet itu rumit. Bola saya berwarna merah. Taman itu ramai. Adik perempuan saya ada di jungkat-jungkit. Rumputnya hijau. Sepatu saya berlumpur. Saya suka permainan ini. Pohon itu memberi naungan. Botol air saya penuh. Anak-anak berisik. Giliran saya berikutnya. Taman bermain adalah tempat favorit saya.

Di Sekolah: Guru saya baik. Bel sekolah berisik. Meja saya kecil. Saya punya krayon kuning. Buku itu tentang beruang. Teman saya duduk di sebelah saya. Kelas seni menyenangkan. Waktu makan siang pukul dua belas. Ransel saya berat. Ruang kelasnya besar. Kami belajar tentang angka. Huruf-hurufnya ada di dinding. Gambar saya ada di papan tulis. Lemnya lengket. Jam ada di dinding. Waktu membaca tenang. Nama saya ada di kertas saya. Kepala sekolah ada di kantor. Kelas kami punya ikan peliharaan. Saya adalah penolong yang baik.

Di Alam dan Hewan: Bunganya cantik. Seekor burung ada di pohon. Anjing itu punya hidung basah. Awan itu berbulu. Sungai itu dingin. Kupu-kupu ada di bunga. Batunya keras. Daunnya berwarna cokelat. Lebah itu sibuk. Tupai memakan kacang. Bulan berwarna putih. Hujannya basah. Saljunya dingin. Anginnya kencang. Laba-laba membuat sarang. Ikan berenang cepat. Cacing ada di tanah. Kelinci melompat pergi. Matahari memberi kita cahaya. Bintang-bintang jauh. Kepik punya bintik-bintik. Semut itu sangat kecil. Pohon itu sangat tua. Tanah itu berlumpur. Hamster peliharaan saya berlari di rodanya.

Kamu Adalah Ahli dalam Memberitahukan Fakta! Kamu berhasil! Kamu tahu bahwa kalimat pernyataan adalah untuk memberitahukan fakta. Ia tenang dan jelas. Ia diakhiri dengan tanda titik. Tara sang Pemandu Wisata memberimu buku catatan reporter. Kamu telah melihat seratus kalimat pemberitahuan umum. Kamu sekarang dapat berbagi berita tentang duniamu.

Inilah yang kamu pelajari dari perjalanan pencarian fakta kita. Kamu tahu bahwa kalimat pernyataan membuat pernyataan. Kamu belajar bahwa ia diakhiri dengan tanda titik. Kamu dapat mengenalinya dari suaranya yang tenang dan selesai. Kamu dapat membangunnya menggunakan rumus "[Siapa/Apa] + [Adalah/Melakukan/Memiliki] + [Sisanya]." Kamu tahu cara memperbaiki kesalahan umum.

Sekarang, mari kita lakukan beberapa latihan kehidupan! Misimu adalah hari ini. Jadilah reporter fakta selama lima menit. Lihatlah sekeliling kamarmu. Ucapkan tiga kalimat pernyataan dengan lantang. Ceritakan apa yang kamu lihat. Katakan: "Tempat tidur saya sudah dibuat. Lantainya bersih. Kotak mainan saya penuh." Kamu adalah pencerita kebenaran yang luar biasa!