Halo, teman yang penuh perasaan! Pernahkah kamu mengucapkan “Wah!” atau “Ups!” atau “Hore!”? Kata-kata khusus ini adalah interjeksi. Interjeksi adalah kata yang menunjukkan perasaan atau reaksi cepat. Ini seperti ledakan emosi kecil! Hari ini, kita akan menjelajahi seratus interjeksi yang paling umum. Pemandumu adalah Izzy si Imp Interjeksi. Izzy penuh dengan perasaan! Dia muncul untuk menunjukkan kejutan, kegembiraan, atau kesedihan. Dia akan menunjukkan kata-kata perasaan ini di rumah, di taman bermain, di sekolah, dan di luar. Mari ekspresikan diri kita!
Apa Itu Interjeksi? Interjeksi adalah kata atau frasa pendek yang menunjukkan perasaan tiba-tiba. Ini bukan kalimat lengkap. Ini adalah seruan! Anggap saja sebagai kata yang berdiri sendiri. Ini seperti pertunjukan kembang api kecil untuk perasaanmu. “Aduh! Itu sakit!” ‘Aduh!’ adalah interjeksinya. Itu menunjukkan rasa sakit. “Aduh! Itu anjing besar!” ‘Aduh!’ menunjukkan kejutan atau ketakutan. Kami akan membagikan seratus kata perasaan yang menyenangkan ini.
Mengapa Mempelajari Kata-Kata Perasaan Ini? Interjeksi membuat percakapan dan tulisanmu penuh kehidupan. Mereka membantu telingamu mendengarkan. Kamu dapat segera mendengar bagaimana perasaan seseorang. “Fiuh! Aku menyelesaikan pekerjaanku.” Kamu tahu mereka lega. Mereka membantu mulutmu berbicara. Kamu dapat menunjukkan perasaanmu dengan cepat. “Lezat! Kue ini enak!” Mereka membantu matamu membaca. Dalam buku, interjeksi membuat cerita menjadi menarik. “Ah! Aku melihatnya sekarang!” Mereka membantu tanganmu menulis. Kamu dapat menulis komik dan cerita yang menyenangkan. Karaktermu dapat menunjukkan perasaan. Mengetahui seratus interjeksi yang paling umum ini memungkinkanmu berbagi isi hatimu.
Perasaan Apa Saja yang Mereka Tunjukkan? Izzy mengatakan interjeksi dapat menunjukkan banyak perasaan. Mari rasakan!
Kegembiraan/Kebahagiaan: Hore! Hore! Yippie! Wah! Keren! Hebat! Keren! “Hore! Kita akan pergi ke taman!” “Wah! Hadiah yang indah!”
Kejutan: Oh! Wah! Wah! Wah! Ya ampun! Ya ampun! Ya ampun! “Oh! Kamu membuatku takut!” “Wah! Lihat itu!”
Rasa Sakit/Kesedihan: Aduh! Aduh! Aduh! Ugh! Ya ampun! Sayang sekali! Sial! “Aduh! Aku menginjak jariku.” “Ya ampun! Aku menjatuhkan es krimku.”
Salam/Panggilan: Hai! Halo! Hei! Yo! Psst! “Hai! Namaku Sam.” “Hei! Lihat ke sini.”
Keraguan/Berpikir: Um, Uh, Er, Hmm, Yah, “Um, aku tidak yakin.” “Hmm, coba kupikirkan.”
Reaksi Lainnya: Sst! Tolong! Terima kasih! Berhenti! Tolong! Bravo! Aww! Fiuh! “Sst! Bayi sedang tidur.” “Aww! Anak anjing itu lucu.”
Bagaimana Kamu Dapat Mengenali Interjeksi? Carilah kata yang berdiri sendiri. Seringkali ada tanda seru (!) atau koma setelahnya. “Ups! Aku membuat kekacauan.” “Yah, menurutku begitu.”
Tanya: Apakah ini suara atau perasaan yang tiba-tiba? Kata-kata seperti “Aduh!” atau “Jijik!” berasal dari reaksi alami kita. Jika kedengarannya seperti suara cepat, kemungkinan itu adalah interjeksi.
Lihat apakah itu terpisah dari kalimat. Interjeksi secara tata bahasa bukan bagian dari kalimat. Kamu sering kali dapat menghapusnya, dan kalimatnya masih masuk akal. “Oh, aku melihat kucing itu.” Hilangkan ‘Oh,’ dan itu adalah “Aku melihat kucing itu.”
Dengarkan perasaan yang kuat. Kata-kata yang menunjukkan kegembiraan, rasa sakit, atau kejutan yang kuat seringkali merupakan interjeksi. “Hore! Kita menang!” “Aduh! Itu menyakitkan.”
Izzy menunjukkan kepada kita. Lihat “Wah! Lihat truk besar itu!” Kata ‘Wah!’ berdiri sendiri. Itu menunjukkan kejutan. Itu adalah interjeksi. Dalam “Yah, kurasa begitu,” kata ‘Yah’ menunjukkan keraguan. Itu adalah interjeksi.
Bagaimana Kita Menggunakan Ledakan Perasaan Ini? Interjeksi sangat fleksibel. Mereka biasanya berada di awal kalimat. Mereka diikuti oleh koma (,) atau tanda seru (!).
Perasaan Kuat: Gunakan tanda seru. [Interjeksi]! [Kalimat]. “Aduh! Itu menyakitkan.” “Hore! Ini hari ulang tahunku.”
Perasaan atau Jeda yang Lebih Ringan: Gunakan koma. [Interjeksi], [kalimat]. “Yah, aku tidak tahu.” “Oh, aku mengerti sekarang.”
Mereka juga bisa menjadi kalimat dengan sendirinya. Seseorang bertanya, “Apakah kamu bahagia?” Kamu bisa saja berkata, “Ya!” atau “Ya!”
Mari Perbaiki Beberapa Perasaan yang Campur Aduk. Kadang-kadang kita menggunakan tanda baca yang salah. Mari perbaiki ekspresi tersebut.
Menggunakan tanda titik untuk perasaan yang kuat. “Wah. Itu keren.” ‘Wah’ menunjukkan kejutan yang kuat. Itu membutuhkan tanda seru. “Wah! Itu keren.”
Membuat interjeksi menjadi bagian dari tata bahasa kalimat. “Aku berkata aduh ketika aku jatuh.” Dalam bercerita, ini tidak apa-apa. Tetapi jika kamu menunjukkan seruan yang sebenarnya, itu harus terpisah. “Aku jatuh. Aduh!” atau “Aduh! Aku jatuh.”
Menggunakannya terlalu banyak. “Wah! Lihat! Oh! Seekor anjing! Keren! Hei! Kemarilah!” Ini bisa terdengar berisik. Lebih baik menggunakannya untuk perasaanmu yang paling kuat. “Wah! Lihat anjing itu. Hei, kemarilah!”
Membingungkan ‘aah’ dan ‘ah’. “Aah! Seekor laba-laba!” Ini adalah teriakan ketakutan. “Ah, aku mengerti sekarang.” Ini adalah suara pengertian. Perasaan yang berbeda, kata-kata yang berbeda.
Bisakah Kamu Menjadi Bintang Perasaan? Kamu hebat dalam hal ini! Mari bermain. Aku menunjukkan mainan padamu. Apa yang kamu katakan? “Wah!” Bagus! Kamu menjatuhkan krayonmu. Apa yang kamu katakan? “Ups!” Sempurna! Temanmu memberimu hadiah. Apa yang kamu katakan? “Terima kasih!” Luar biasa! Kamu menggunakan interjeksi.
Kotak Perasaan Izzy: 100 Interjeksi Paling Umum. Ini adalah kotak berisi seratus kata perasaan yang umum. Biarkan mereka keluar!
Kegembiraan/Kegembiraan: aha, keren, bravo, keren, luar biasa, bagus, hebat, ha, hei, hore, hurray, huzzah, rapi, oh boy, hebat, wahoo, bagus sekali, whee, whoopee, wah, hore, yippee, ya, ya.
Kejutan: aha, anak laki-laki, sayangku, gadzooks, gee, gee whiz, golly, kebaikan, kebaikan yang luar biasa, ya ampun, ha, hei, sapi suci, oh, oh boy, ya ampun, ya ampun, ooh, wah, wah, yikes.
Rasa Sakit/Kesedihan/Jijik: aargh, sayang sekali, aw, bummer, sial, drat, eeew, eek, kebaikan yang luar biasa, jijik, oof, oh, ya ampun, ya ampun, aduh, aduh, phooey, tikus, ugh, yech, yuck.
Salam/Panggilan: ahoy, selamat pagi, selamat tinggal, salam, ha, hei, hai, halo, howdy, psst, ada apa, yo.
Keraguan/Berpikir: ah, eh, er, hmm, hm, oh, uh, um, yah.
Reaksi Lainnya: ahem, aww, semoga sehat selalu, boo, sorak-sorai, ayolah, selamat, eh, cukup, pergi, bagus, tolong, hei, diam, lihat, tidak, sekarang, oh, ok, ups, ups-a-daisy, maaf, fiuh, tolong, diam, diam, berhenti, terima kasih, di sana, tut-tut, yah, apa, mengapa, ya, yoo-hoo.
Contoh di Duniamu.
Di Rumah: “Lezat! Sup ini enak. Ups! Aku menumpahkan susu. Sst! Bayi sedang tidur. Aww, mainanku rusak. Fiuh! Aku menemukannya.”
Di Taman Bermain: “Whee! Seluncuran ini menyenangkan. Hore! Aku mencapai puncak. Aduh! Aku menggores lututku. Hei! Tunggu aku. Wah! Kamu melompat tinggi.”
Di Sekolah: “Hore! Sekolah sudah selesai. Sst! Guru sedang berbicara. Uh-oh, aku lupa bukuku. Hebat! Aku mendapat A. Hmm, ini rumit.”
Di Alam: “Wah! Lihat pelangi itu. Aww! Anak kucing itu sangat kecil. Aduh! Serangga besar. Fiuh! Hari ini panas. Ah! Seekor burung yang indah.”
Kamu Sekarang Ahli Perasaan! Kamu berhasil! Kamu tahu bahwa interjeksi adalah kata untuk perasaan yang tiba-tiba. Ini adalah ledakan emosi kecil. Kamu dapat menggunakan ‘Wah!’ untuk kejutan. Kamu dapat menggunakan ‘Aduh!’ untuk rasa sakit. Kamu dapat menggunakan ‘Hore!’ untuk kegembiraan. Izzy si Imp memberimu lencana perasaan berkilauan. Kamu telah mempelajari seratus interjeksi yang paling umum. Kamu sekarang dapat berbagi semua perasaanmu dengan kata-kata.
Inilah yang kamu pelajari dari petualangan perasaan kita. Kamu tahu bahwa interjeksi menunjukkan perasaan atau reaksi cepat. Kamu dapat menggunakan interjeksi untuk kegembiraan, seperti Hore! dan Wah! Kamu dapat menggunakan interjeksi untuk rasa sakit atau kejutan, seperti Aduh! dan Oh! Kamu memiliki banyak koleksi seratus kata perasaan.
Sekarang, mari lakukan beberapa latihan hidup! Misimu adalah hari ini. Dengarkan interjeksi. Berapa banyak yang kamu dengar? Kemudian, gunakan tiga interjeksi berbeda hari ini. Lihat anjing yang lucu? Katakan “Aww!” Jatuhkan sesuatu? Katakan “Ups!” Rasakan sesuatu yang lezat? Katakan “Yum!” Biarkan perasaanmu keluar dengan kata-kata!

