


Pada suatu ketika di hutan Geometra yang semarak dan rimbun, hiduplah seekor katak yang lucu. Pepo bukanlah katak biasa; ia memiliki bakat istimewa untuk membuat belajar menjadi menyenangkan, terutama dalam hal mengajar tentang bentuk-bentuk geometri.
Di sebuah kolam yang cerah dan bermandikan sinar matahari yang dikelilingi oleh bunga-bunga berwarna-warni, kita bertemu Pepo, seekor katak kuning lucu dengan mata besar yang berbinar. Pepo suka melompat-lompat dan menjelajahi dunia, tetapi ia memiliki minat khusus pada bentuk dan geometri. Suatu hari, ia memutuskan untuk berbagi kecintaannya pada bentuk-bentuk geometris dengan anak-anak di desa terdekat.
Pepo melompat ke tepi kolam dan memanggil anak-anak yang sedang bermain di dekatnya. Ia mengajak mereka untuk bergabung dengannya dalam hari yang menyenangkan untuk belajar tentang bentuk. Anak-anak, yang penasaran dan bersemangat, berkumpul di sekitar Pepo, tidak sabar untuk melihat apa yang telah ia rencanakan.
Pepo memulai pelajaran dengan memperkenalkan konsep lingkaran. Ia memimpin anak-anak dalam petualangan seru di sekitar kolam, menunjukkan kepada mereka bagaimana lingkaran dapat ditemukan di mana-mana, dari riak di air hingga kerikil bundar di tepi pantai. Mereka bahkan membuat lingkaran mereka sendiri menggunakan tongkat dan batu, tertawa dan bermain sambil belajar.
Selanjutnya, Pepo mengajari anak-anak tentang persegi. Ia membawa mereka ke sepetak rumput tempat mereka menemukan taman berbentuk persegi. Pepo menjelaskan sifat-sifat persegi, dan anak-anak berpartisipasi dalam tantangan seru untuk menemukan benda-benda persegi di sekitar mereka, seperti kotak dan ubin. Mereka bersorak saat menemukan persegi yang tersembunyi di lingkungan mereka.
Pepo kemudian memperkenalkan segitiga, memimpin anak-anak dalam perburuan harta karun untuk menemukan bentuk-bentuk segitiga. Mereka mencari ke mana-mana, menemukan segitiga pada daun, atap rumah, dan bahkan pada bentuk layar di perahu terdekat. Pepo mendorong mereka untuk menggambar segitiga di pasir, membuat pengalaman belajar menjadi interaktif dan menyenangkan.
Bentuk terakhir yang diajarkan Pepo adalah persegi panjang. Ia mengadakan perlombaan seru di mana anak-anak harus melompat dari satu alas persegi panjang ke alas lainnya. Saat mereka berlomba, Pepo menjelaskan bagaimana persegi panjang ada di mana-mana, dari pintu hingga buku. Anak-anak terkikik dan bersorak, menikmati aktivitas fisik sambil belajar.
Setelah hari yang penuh dengan belajar dan kesenangan, Pepo mengumpulkan anak-anak untuk perayaan bentuk. Mereka duduk melingkar dan berbagi apa yang telah mereka pelajari tentang setiap bentuk. Pepo memberi mereka hadiah stiker warna-warni berbentuk lingkaran, persegi, segitiga, dan persegi panjang. Anak-anak berterima kasih kepada Pepo atas hari yang indah itu, berjanji untuk mencari bentuk-bentuk dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Saat matahari terbenam, Pepo mengucapkan selamat tinggal kepada anak-anak, mengingatkan mereka bahwa bentuk ada di sekitar mereka. Anak-anak melambaikan tangan, bersemangat untuk berbagi pengetahuan baru mereka dengan keluarga mereka. Pepo melompat kembali ke kolamnya, merasa senang dan puas, mengetahui bahwa ia telah menginspirasi generasi berikutnya untuk menghargai keindahan geometri.
I Hop
Mari Berima Hari Ini! (Kata-kata -op)
Ini adalah cerita sederhana tentang melompat-lompat di antara berbagai benda, cocok untuk anak-anak yang sangat kecil yang belajar tindakan dan kata-kata dasar.
Bibo, a playful bunny, loves his toys but hates cleaning up! One day, he discovers Sweepy, a magical dustpan with a giggly smile and sparkly powers. Together, they tackle the mess. Can Bibo learn the magic of responsibility? Join their adventure!
Buku bergambar bergaya dokumenter yang memperkenalkan pembaca muda pada karakteristik dasar dan habitat katak pohon, menggunakan bahasa yang sederhana dan faktual.
Kisah menawan dan jenaka yang menjelaskan mengapa punggung buaya berbenjol-benjol. Diceritakan dengan nada yang ringan dan menyenangkan, kisah ini mengikuti kecintaan Buaya pada kebersihan dan bagaimana musim kemarau membuatnya menemukan keindahan kulitnya yang unik dan tidak rata. Sangat cocok untuk anak-anak yang menyukai cerita binatang dengan pesan moral yang lembut tentang menerima diri sendiri.
Kisah sederhana dan menarik yang memperkenalkan pembaca muda pada berbagai reptil seperti tokek, iguana, ular, buaya, kura-kura, dan penyu, mendorong pengamatan dan pengenalan.
Sebuah kisah yang lembut dan mengharukan berlatar di hutan yang sunyi, di mana tindakan tanpa pamrih seekor kelinci yang baik hati membuat dewa bulan terkesan. Kisah ini menyoroti tema kebaikan, pengorbanan, dan kebijaksanaan, yang dituturkan dalam prosa sederhana dan jelas, cocok untuk pembaca muda.
Sebuah kisah yang menyentuh hati tentang keberanian dan tekad, 'Si Burung Beo Pemberani' menceritakan seekor burung beo merah kecil yang dengan berani memadamkan kebakaran hutan dengan berulang kali membawa air meskipun diberitahu bahwa usahanya sia-sia. Kisah ini menonjolkan tema keberanian, kegigihan, dan welas asih dengan latar hutan yang penuh kehidupan, sehingga cocok untuk pembaca muda dan keluarga mereka.
Kisah fonik yang menyenangkan ini mengikuti Max melalui kantor hewan yang sibuk, tempat ia bekerja bersama rekan kerja lucu yang namanya semua dimulai dengan O—seperti sapi jantan, berang-berang, dan gurita. Dengan satu kata per halaman dan ilustrasi cerah serta lucu dari hari kerja mereka, anak-anak mendengar dan mengulang bunyi huruf o pendek /ɒ/, membangun hubungan bunyi-huruf yang kuat.
Buku nonfiksi faktual dan jelas yang memperkenalkan pembaca muda pada kuda nil, karakteristik fisik, habitat, dan perilakunya dengan cara yang sederhana dan lugas.

Kisah berima yang sederhana dan menyenangkan yang memperkenalkan anak-anak kecil pada kata-kata yang berima dengan 'hop', mendorong pengenalan bunyi dan keterampilan literasi awal.
Kisah yang menawan dan jenaka tentang seekor kadal kecil yang ingin menari seperti teman-teman hewannya, tetapi akhirnya menemukan kegembiraan dan kekuatan dari melakukan push-up. Dongeng ini memadukan humor dan dorongan yang lembut, sehingga sangat cocok untuk anak-anak yang sedang belajar tentang ketekunan dan mencoba hal-hal baru.
Kisah asal-usul yang jenaka ini menceritakan bagaimana seekor Gajah kecil yang penuh rasa ingin tahu, dengan belalai yang sangat pendek, akhirnya memiliki belalai panjang dan serbaguna yang kita kenal sekarang. Melalui pertemuannya dengan Buaya yang licik, rasa ingin tahu si Gajah berujung pada kejutan yang melar. Kisah ini sangat cocok untuk pembaca cilik yang menyukai binatang-binatang lucu dan petualangan yang seru, penuh dengan deskripsi yang hidup dan nada yang ringan.
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy