Tut tut~

Tut tut~

Penulis
authorYuanwu

Ini adalah kisah tentang kotoran. Seekor anjing kecil buang air besar di taman, tidak ada satu pun hewan yang mau mendekat. Si kotoran merasa sedih karena tidak ada yang menyukainya. Hingga suatu hari, seorang anak laki-laki kecil meniup bunga dandelion dan biji-bijinya jatuh di sekitar si kotoran. Hari demi hari, dengan perawatan dari

age3 - 6 tahun
emotional intelligence
Detail Cerita

Seekor anak anjing sedang buang air besar di dekat bangku di taman.

Beginilah cara tokoh utama cerita kita lahir. Kelihatannya seperti ... kotoran yang sangat sempurna.

Seekor lebah kecil sedang mengumpulkan madu dari bunga-bunga. “Halo, lebah kecil,” kata Kotoran dengan gembira.

Lebah kecil itu berputar-putar sambil berteriak, “Dengung zzz zzz... Apa yang begitu bau sehingga aku bahkan tidak bisa mencium bau bunga?” Lebah kecil itu terbang menjauh.

Seorang tunawisma sedang beristirahat di bangku. Begitu dia berbaring, dia mencium bau yang menyengat.

“Ini terlalu bau!” Tunawisma itu lari sambil memegangi hidungnya.

Seekor tupai kecil sedang memetik buah pinus dari pohon pinus, bersiap untuk musim dingin. Tanpa sengaja, sebuah buah pinus jatuh dari pohon pinus yang tinggi, mendarat tepat di atas kepala Kotoran.

Tupai itu mencoba untuk turun dan mengambil buah pinus, tetapi terhalau oleh bau kotoran.

Seekor burung migran terbang ribuan mil dan ingin beristirahat di dahan pohon. Ia bernyanyi dengan gembira: “Jika hujan, jangan khawatir, istirahat, istirahat, istirahat... Jika ada kucing, jangan khawatir, istirahat, istirahat, istirahat.... Aku terlalu lelah, aku perlu istirahat, istirahat, istirahat...” Sebelum lagunya selesai, burung migran itu dikelilingi oleh bau yang menyengat.

“Aku tidak akan pernah datang ke tempat ini lagi. Tidak ada yang suka kotoran anjing.” Burung kecil itu tidak punya waktu untuk beristirahat, mengepakkan sayapnya dan terbang menjauh.

Bunga dandelion dipetik oleh seorang anak laki-laki kecil. Anak laki-laki kecil itu meniupnya dengan lembut, dan benih dandelion berhamburan tertiup angin.

Sebagian besar benih terbang ke tempat lain, sementara beberapa benih mendarat di sebelah kotoran.

Tak lama kemudian, hujan mulai turun, dan kotoran itu berubah menjadi tanah bersama hujan.

Musim semi tiba, pupuk ajaib itu menyuburkan benih dandelion, dan mereka bertunas dari rerumputan.

Bibit-bibit muda itu menumbuhkan batang dan daun, dan mekar menjadi bunga-bunga kuning kecil, membentuk ladang bunga keemasan yang luas di padang rumput.

Lebah sedang mengumpulkan madu di ladang. Tupai sedang bermain petak umpet di ladang. Burung-burung terbang di atas ladang. Dan para tunawisma mendengkur di dekat bunga-bunga.

Mungkin Kamu Suka
Petualangan Emas Ocho
Petualangan Emas Ocho

Lautan itu sepi, warnanya telah hilang. Namun Ocho, seekor gurita yang bersemangat, bersama teman-temannya, mencari Mutiara Emas untuk mengembalikan semarak lautan.

Nuttel Si Tupai Kecil
Nuttel Si Tupai Kecil

Nuttel, seekor tupai kecil yang pemalu, takut melompat di antara pepohonan. Dengan dukungan keluarga dan tekad, ia berlatih dan menaklukkan rasa takutnya, melakukan lompatan berani yang membuktikan bahwa keberanian datang dari mencoba, bukan dari ketiadaan rasa takut.

Topi Terbang
Topi Terbang

Topi tertiup angin. Topi itu berpindah dari seekor bebek ke seekor anjing, lalu seekor monyet, dan lainnya. Setelah melalui banyak petualangan, Kate menemukannya pada seorang manusia salju. Kisah ini menunjukkan bahwa kita harus gigih dan menjaga barang-barang milik kita. Meskipun menghadapi rintangan, seperti Kate, kita bisa mendapatkan kembali apa yang menjadi milik kita.

Cuma karena aja
Cuma karena aja

Terkadang, ada hal yang tidak berjalan sesuai keinginan kita—Cuma karena aja! Yang terpenting adalah bagaimana kita tersenyum, tertawa kecil, dan tetap melangkah maju! Cuma karena aja

Tenanglah, Monster Kecil!
Tenanglah, Monster Kecil!

Max si monster mudah sekali marah, tetapi temannya Luna mengajarinya sebuah trik ajaib: bernapaslah seperti naga yang mengantuk! Dengan ilustrasi penuh warna dan pesan lembut tentang mengelola emosi, cerita ini membantu si kecil menjinakkan rasa kesal mereka sendiri.

Dari Oops ke Yum!
Dari Oops ke Yum!

Pip dan Piper bergabung dengan Nenek Hazel di dapur untuk membuat selai, tetapi kekacauan terjadi—buah beri terbang, jus memercik, dan bahkan burung biru menjadi lengket. Anak-anak akan belajar tentang: - Menerima ketidaksempurnaan - Kebahagiaan mencoba sesuatu yang baru

Balon Tilly yang Hilang
Balon Tilly yang Hilang

Tilly sangat menyukai balon merahnya, tetapi pada suatu hari yang berangin, balon itu terbang menjauh! Tilly bekerja sama dengan teman-teman hewannya untuk mengambilnya kembali. Melalui kerja sama tim dan persahabatan, mereka belajar bahwa saat kita saling menolong, kita bisa menyelesaikan masalah apa pun

Pohon Kelapa Kecil
Pohon Kelapa Kecil

Sebuah pohon kelapa kecil di tepi laut merasa sedih ketika para binatang membandingkannya dengan yang lain. Dengan bantuan matahari, ia belajar untuk tumbuh kuat sesuai kemampuannya sendiri. Cerita ini mengajarkan anak-anak tentang kesabaran, pertumbuhan diri, dan menerima diri mereka apa adanya.

Petualangan Rocky dan Tangan Bersih
Petualangan Rocky dan Tangan Bersih

Ikuti Rocky si Rakun saat ia bermain, menjadi kotor, dan mencuci tangannya! Setelah membangun, memanjat, dan bersenang-senang, Rocky membersihkan tangannya sebelum makan, menunjukkan kepada anak-anak mengapa tangan yang bersih membuat kita tetap aman dan sehat.