Petualangan Yoyo di Hutan Emosi
Yoyo memulai petualangan ke Hutan Emosi, di mana ia bertemu dengan empat teman emosi: Kelinci Gembira, Rubah Marah, Kura-Kura Sedih, dan Burung Tenang. Melalui bimbingan mereka, ia menemukan bahwa setiap emosi memiliki nilainya.
Suatu hari yang cerah, Yoyo menerima surat istimewa. Isinya: “Datanglah ke Hutan Emosi untuk berpesta! Tapi pertama-tama, temukan si Gembira, si Marah, si Sedih, dan si Tenang. Belajarlah berteman dengan mereka!” Dengan gembira dan penasaran, Yoyo memulai petualangan ajaibnya.
Tak lama kemudian, Yoyo bertemu dengan seekor kelinci lincah bernama Gembira. Gembira menunjukkan padanya kegembiraan dalam hal-hal sederhana seperti bunga, sinar matahari, dan permainan seru. Kelinci Gembira berkata: “Saat kamu merasa hangat dan ingin tertawa dari dalam, itulah aku—Kegembiraan!” Yoyo tersenyum cerah: “Wah! Aku suka merasa gembira!”
Selanjutnya, Yoyo berjalan ke bagian hutan tempat ia menemukan si Marah, seekor rubah merah. Si Marah menghentakkan kaki dan menggeram keras karena angin telah menerbangkan buahnya. Rubah Marah berkata: “Saat kamu merasa seperti gunung berapi yang siap meletus, itulah aku—Kemarahan!” Yoyo mengangguk sambil berpikir: “Kadang-kadang aku juga merasa marah. Aku akan mencoba bernapas perlahan, seperti yang kamu katakan.”
Di tepi sungai yang diguyur hujan, Yoyo bertemu dengan si Sedih, seekor kura-kura biru. Si Sedih tampak berkaca-kaca tetapi dengan lembut menjelaskan: “Saat kamu kesal, air mata bisa menghapus perasaan buruk.” Yoyo menyeka air matanya sendiri dan berkata: “Terima kasih, Sedih. Aku tidak akan takut untuk menangis lagi.”
Akhirnya, Yoyo tiba di bagian hutan yang damai, tempat seekor burung emas bernama Tenang sedang bertengger di pohon. Burung Tenang menunjukkan padanya cara memejamkan mata dan memikirkan hal-hal yang membahagiakan. “Perasaan damai itu seperti sihir,” kata Burung Tenang. “Itu membuatmu dan orang lain merasa nyaman.” Yoyo berbisik pelan: “Aku suka sihir ketenangan ini!”
Akhirnya, Yoyo tiba di pesta! Si Gembira, si Marah, si Sedih, dan si Tenang semua ada di sana, menyambutnya dengan hangat. Yoyo menyadari bahwa setiap emosi itu penting dengan caranya sendiri yang istimewa.
Saat pesta berakhir, setiap emosi memberi Yoyo hadiah yang penuh makna: Kelinci Gembira: Bunga yang selalu mekar, untuk mengingatkannya akan kegembiraan. Rubah Marah: Bola lembut, untuk meluapkan amarahnya dengan aman. Kura-kura Sedih: Handuk biru kecil, untuk menyeka air matanya. Burung Tenang: Cahaya yang bersinar, untuk mengingatkannya agar tetap tenang.
Yoyo melambaikan tangan kepada semua teman emosinya dan berkata: “Perasaan itu seperti pelangi—setiap warnanya berarti. Gembira, Marah, Sedih, dan Tenang—kalian akan selalu menjadi temanku!”
Dengan hati yang gembira dan tangan yang membawa hadiah-hadiah berharga, Yoyo pulang ke rumah. Ia tidak sabar untuk berbagi cerita tentang teman-teman emosi barunya kepada semua orang.
Emosi Max
Kita Akan Berburu Jejak Kaki!
Bagaimana Perasaan BennyBibo, a playful bunny, loves his toys but hates cleaning up! One day, he discovers Sweepy, a magical dustpan with a giggly smile and sparkly powers. Together, they tackle the mess. Can Bibo learn the magic of responsibility? Join their adventure!
Kisah bergambar yang menyenangkan ini mengikuti Max saat ia bersantai di kapal pesiar, dengan gembira menyantap makan siangnya, memberikan banyak kesempatan kepada pembaca muda untuk mendengar dan mengucapkan bunyi /y/. Melalui ilustrasi, anak-anak menemukan kejutan y-besar Max, membuat bunyi /y/ menjadi menyenangkan, mudah diingat, dan mudah dikenali.

Buku bergambar sederhana yang menampilkan Max, seekor kelinci kecil, saat ia dengan lembut memperkenalkan emosi dasar melalui kalimat yang jelas, dapat diulang, dan tindakan ekspresif. Sempurna untuk pendengar dan pembicara awal.

Bergabunglah dalam petualangan seru saat sekelompok teman berburu jejak kaki, menghadapi berbagai rintangan seperti rumput tinggi, genangan lumpur, dan terowongan gelap, hanya untuk menemukan makhluk yang mengejutkan dan ramah di akhir. Kisah ini penuh dengan frasa berulang dan efek suara, cocok untuk menarik minat pembaca muda.
In a town trapped in eternal darkness, a brave boy named Dolly vowed to find the Moonlight Gem guarded by a dragon in the Black Forest. Along his journey, he was joined by a squirrel, an elephant, and a bird.When they found the dragon, the struggle was tough. But then the townspeople arrived! United, they defeated the beast. The gem shone brightly, restoring light to the town.They proved that courage and unity can overcome any darkness, filling their home with lasting joy and light.
Saat museum luar angkasa tutup, Cuz membangun roket, mengubah perjalanan yang gagal menjadi petualangan ke bulan yang tak terlupakan
Sebuah kisah tentang menemukan cahaya di dalam diri, menyadari bahwa setiap orang memiliki ketakutan, dan belajar bahwa keberanian tumbuh saat kita menghadapi kegelapan bersama.
Buku ini membantu anak-anak kecil mengenali dan menyebutkan emosi dasar manusia seperti senang, sedih, dan marah, melalui teks sederhana dan skenario kehidupan nyata.
Pada malam hari, sebuah bintang kecil muncul dari balik awan, berteman dengan sebuah bayangan yang lahir dari cahayanya. Mereka bermain bersama, dan sang bintang menyadari bayangan itu memudar saat cahaya terhalang—namun muncul kembali dengan cahaya kunang-kunang setelah melihat bayangan hutan dan sungai. Mereka berjanji: selama sang bintang bersinar, bayangan itu akan selalu menjadi temannya.
Pergi Berburu Jin 👻
Learn about colors in fruits with the monsters

Benny menyukai bola basket, dan melalui pengalamannya di lapangan, ia belajar mengidentifikasi dan mengekspresikan berbagai emosi seperti kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, ketakutan, kejutan, dan kebanggaan. Kisah sederhana ini membantu anak-anak kecil memahami dan menamai perasaan mereka sendiri.
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy
