


Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis kecil bernama Gadis Kecil Berkerudung Merah yang ditipu oleh serigala jahat dalam perjalanannya ke rumah neneknya.Pengalaman ini mengajari Gadis Kecil Berkerudung Merah untuk berhati-hati terhadap orang asing dan memperhatikan keselamatan. Dan kita ha
Dahulu kala, ada seorang gadis kecil yang sangat disukai semua orang, terutama neneknya, yang sangat menyayanginya.
Nenek memberinya sebuah topi beludru merah yang indah. Gadis kecil itu terlihat sangat manis saat memakainya. Sejak saat itu, ia mendapat julukan lucu "Gadis Berkerudung Merah".
Suatu hari, ibunya meminta Gadis Berkerudung Merah untuk membawakan kue dan anggur untuk menjenguk neneknya yang sakit, dan berulang kali memberitahunya untuk berjalan di jalan utama agar aman.
Gadis Berkerudung Merah dengan senang hati setuju dan berangkat dengan keranjangnya.
Saat ia berjalan masuk ke dalam hutan, seekor serigala besar yang jahat dan licik muncul. Serigala itu berpura-pura ramah dan bertanya kepada Gadis Berkerudung Merah ke mana ia akan pergi.
Gadis Berkerudung Merah memberitahunya dengan polos. Serigala Jahat Besar itu menyarankan agar ia pergi memetik bunga liar untuk neneknya. Gadis Berkerudung Merah berpikir itu ide yang bagus, jadi ia meninggalkan jalan utama untuk memetik bunga.
Mengambil kesempatan ini, serigala jahat besar itu dengan cepat berlari ke rumah nenek, berpura-pura menjadi Gadis Berkerudung Merah dan menipunya untuk membuka pintu, menelan nenek, lalu mengenakan pakaian nenek dan berbaring di tempat tidur menunggu Gadis Berkerudung Merah.
Setelah memetik bunga, Gadis Berkerudung Merah pergi ke rumah neneknya dan melihat serigala jahat besar yang menyamar sebagai neneknya duduk di tempat tidur. Serigala jahat besar itu kemudian menunjukkan wujud aslinya dan ingin menelan Gadis Berkerudung Merah.
Pada saat ini, seorang pemburu yang baik hati lewat dan mendengar sesuatu yang aneh di dalam rumah. Ia bergegas masuk ke dalam rumah dan menemukan serigala jahat besar yang sedang menyamar.
Pemburu itu dengan cerdik menggunakan gunting untuk menyelamatkan Gadis Berkerudung Merah dan neneknya yang telah ditelan oleh serigala jahat besar.
Pengalaman ini mengajarkan Gadis Berkerudung Merah untuk berhati-hati terhadap orang asing dan memperhatikan keselamatan.
Dan kita juga harus ingat untuk tidak mudah percaya pada perkataan orang asing. Hal yang paling penting adalah melindungi diri sendiri.
Di mana Ayam Betina itu?
Temukan Item (c, r, i, m, n)
Di mana Topinya?
Panci Besar
Kisah sederhana dan berulang ini memperkenalkan pembaca muda pada kata-kata dan konsep dasar, berfokus pada tempat tidur merah dan benda-benda yang ditemukan di atasnya, termasuk seekor ayam betina dan sepuluh pena.

Kisah sederhana ini memperkenalkan pembaca muda pada benda-benda dasar dan meminta mereka untuk mengidentifikasi apa yang mereka lihat, mendorong observasi dan pengembangan kosakata.
Pada suatu sore yang hujan, rasa bosan kakak beradik Lila dan Theo sirna oleh kedatangan seorang pengunjung unik yang mengenakan topi tinggi berhiaskan awan. Melalui sihir menyenangkan yang melibatkan pesawat kertas dan syal, tamu misterius itu mengubah hari yang tenang menjadi petualangan yang seru, mengajarkan tentang kesenangan, kekacauan, dan kerapian dalam suasana rumah pinggiran kota yang nyaman. Kisah ini menampilkan humor ringan, fantasi penuh imajinasi, dan momen keluarga yang hangat, sangat cocok untuk anak-anak.
Kisah bergambar yang cerah ini mengikuti Max si Kelinci saat ia naik balon udara panas, memberikan banyak kesempatan kepada pembaca muda untuk mendengar dan mengucapkan bunyi u pendek /ʌ/. Diceritakan dengan teks satu kata per halaman yang sederhana dan ilustrasi yang jelas serta menarik, anak-anak menyaksikan Max merasa senang, lalu uh-oh saat api padam dan ia turun dengan selamat ke tanah, memperkuat bunyi u pendek melalui pengulangan dan penceritaan visual.
Bergabunglah dengan peri Lily dalam petualangan berima yang manis saat ia mencari kaus kaki merahnya yang hilang. Dengan sayap bergemerincing, ia mengintip di bawah jamur, di balik bunga aster, dan bahkan di dalam cangkang siput, hingga akhirnya ia menemukan barangnya yang hilang.
Inspirasi Pelangi—simbol cahaya dan harapan yang bersinar—menginspirasi buku ini, menyampaikan kehangatan dan kenyamanan melalui seni dan teks. Konten Bibi Ma, seorang perajut yang kehilangan semangatnya setelah kematian suaminya, kembali menemukan harapan (dan kecintaannya pada merajut) saat seorang anak laki-laki bernama Cuaca Buruk meminta hadiah. Seni yang hidup dan penuh cahaya menyelimuti pembaca dalam harapan. Teknik Warna-warni pelangi yang cerah (menggemakan cahaya), sapuan lembut, seorang anak laki-laki yang ceria, dan teks yang ringkas merajut suasana penuh harapan.

Kisah sederhana dan berulang yang sempurna untuk pembaca pemula, memperkenalkan kosakata dasar dan konsep lokasi dengan topi, topi pet, dan pemukul.
Sebuah cerita yang sangat sederhana, cocok untuk anak kecil, mengeksplorasi preferensi dengan struktur yang berulang.
Sebuah cerita sederhana dan berulang yang sempurna untuk anak kecil yang belajar bertanya di mana letak suatu benda.

Sebuah cerita yang sangat sederhana tentang sebuah panci yang menyebabkan masalah, membuat orang tua kesal, tetapi pada akhirnya diakhiri dengan pelukan yang menenangkan. Ideal untuk pembaca yang sangat muda yang belajar kata-kata dan emosi dasar.
Buku bergambar bergaya dokumenter sederhana ini memperkenalkan anak-anak kecil pada gerakan dasar dan kegembiraan menari sebagai aktivitas fisik. Dengan bahasa yang jelas, buku ini menunjukkan penari menggerakkan lengan dan kaki mereka, berputar, melompat, dan melangkah, menyoroti bahwa menari bisa cepat dan lambat, dan selalu menyenangkan.
Learn about colors in fruits with the monsters
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy