

Brocky dan Suara yang Tak Terdengar, menceritakan kisah tentang suara yang tak disadari siapa pun… kecuali seekor anak anjing pemberani. Brocky mendengarkan, mencoba memperingatkan desa, dan menunjukkan bahwa pahlawan yang paling pendiam sekalipun dapat membuat perbedaan terbesar.
Hai! 🌟 Selamat datang di petualangan lain bersama Brocky, anak anjing kecil paling berani yang pernah kamu temui! Tahukah kamu anjing bisa merasakan hal-hal yang tidak bisa dirasakan manusia? Dalam cerita ini, Brocky akan menunjukkan kepada kita betapa pentingnya memercayai teman-teman berbulu kita. Siap untuk bergabung dengannya? Ayo!
Hari itu cerah di desa. Keluarga-keluarga tersenyum, anak-anak bermain, dan Brocky duduk dengan bangga. Semua orang tampak bahagia, tetapi telinga Brocky bergerak-gerak. Hidungnya mengendus udara, ada sesuatu yang terasa aneh.
Brocky mengendus tanah. Baunya aneh… seperti angin sebelum badai. Hidungnya berkerut, dan telinganya bergerak-gerak. Sesuatu akan datang. Tapi tidak ada orang lain yang menyadarinya.
Lalu ia mencium sesuatu yang aneh di udara. Pusaran hijau menari, melayang lembut. Brocky tetap waspada. Para penduduk desa tidak melihat apa-apa…tapi Brocky tahu: ia harus melakukan sesuatu.
Brocky menarik-narik celana si pembuat roti. “Guk! Guk!” gonggongnya, tetapi si pembuat roti hanya tertawa. Anak-anak terkikik dan berlari mengejarnya. Tidak ada yang mengerti apa yang coba dikatakan Brocky! Ia harus bertindak cepat…
Brocky menatap lonceng itu. Bisakah ia menggunakannya untuk memperingatkan desa? Ia memiringkan kepalanya, telinganya bergerak-gerak. Talinya terlihat berat… Tapi ia harus mencoba!
Brocky menarik sekuat tenaga. Lonceng berbunyi nyaring: Teng! Teng! Teng! Semua orang berhenti. Apa yang sedang terjadi? Jantung Brocky berdebar kencang. Ia berharap mereka mengerti… Itu adalah sebuah peringatan!
Tanah bergetar dan bebatuan mulai berjatuhan. Itu adalah gempa bumi! Brocky melolong: “Auuuuu-auuuuu!” Para penduduk desa mendengar peringatannya, berlari keluar dari rumah mereka dan melihat bahaya datang dari gunung.
Brocky berlari kencang, memimpin jalan. “Ikuti aku!” seolah-olah gonggongannya berkata. Semua orang mengikutinya, berlari ke tempat yang aman.
Tiba-tiba… hening. Bahaya telah berlalu. Semua orang selamat, berkat Brocky.
Beberapa hari kemudian, setelah desa dibangun kembali dan semuanya kembali normal, para penduduk desa berkumpul di sekitar Brocky. Mereka memberinya, tulang emas besar sebagai ucapan terima kasih. Brocky tersenyum lebar, ia bangga bisa membantu teman-temannya.
Malam itu, Brocky bersama teman-temannya, semua memandangi bulan. Mereka tersenyum dan berbagi bakat terbaik mereka. “Aku bisa melompat sangat tinggi!” kata si kelinci. “Aku bisa melihat dalam gelap!” kata si burung hantu. “Aku bisa memanjat pohon!” kata si kucing. Dan Brocky berkata: “Aku bisa mencium dan mendengar hal-hal yang tidak bisa dilakukan manusia!” Kapan pun desa membutuhkan bantuan, Brocky selalu siap. Karena itulah, yang dilakukan teman baik.
Petualangan Brokoli
Saya Tidak Mengerti
Di mana kain pelnya?
Temukan Item (u, b, v, w, x, z)
Ikuti Brokoli, seekor anjing yang suka bermain, saat ia menemukan persahabatan dan keseruan di dunia yang besar dan sibuk.

Sebuah cerita yang lucu dan sederhana di mana Max tidak mengerti apa yang coba dikatakan hewan-hewan kepadanya, yang mengarah pada kesimpulan yang mengejutkan dan relevan tentang waktu makan siang.
Kisah yang menawan tentang seekor Singa muda yang awalnya hanya bisa bersuara seperti decitan kecil dan kesulitan untuk menemukan aumannya. Dengan dorongan semangat dari teman-temannya dan kekuatan alam, ia akhirnya menemukan aumannya yang dahsyat, mengajarkan anak-anak tentang keberanian dan penemuan jati diri dalam sebuah cerita yang menyenangkan dan mengharukan.
Buku ini memperkenalkan anak-anak kecil pada peralatan dapur umum melalui frasa sederhana, berulang, dan ilustrasi yang jelas. Buku ini berfokus pada pembangunan kosakata dan pengenalan benda sehari-hari seperti pemanggang roti, ketel, oven, kompor, microwave, dan blender.
Sebuah cerita yang lembut dan menarik tentang seekor jakal yang menjelajahi hutan kering dan berangin di hari yang panas. Melalui bahasa yang sederhana dan berirama serta pengulangan yang menyenangkan, cerita ini mendorong rasa ingin tahu dan mengajarkan anak-anak bahwa tidak semua suara yang menakutkan itu berbahaya—beberapa di antaranya bisa membawa kejutan yang menyenangkan.
“Seekor monster memakan hati semua orang di kota ini. Orang-orang bergegas membeli segala macam alat pemanas, berharap bisa mendapatkan kehangatan kembali, tetapi tidak ada satu pun yang berhasil - jadi mereka mulai saling bertarung. Sekelompok orang hampa dengan berani memasuki sarang monster itu, mengambil kembali hati-hati itu, dan membuat semua orang hangat kembali. Bahkan monster itu merasakan cinta dan berubah kembali menjadi manusia! Ternyata semua konflik berasal dari kurangnya cinta - cinta adalah hal yang paling penting.”

Kisah sederhana ini memperkenalkan pembaca muda pada berbagai benda dan hewan, seperti pel, anjing, dan katak, semuanya diletakkan di samping batang kayu. Struktur yang berulang dan pertanyaan yang jelas mendorong keterampilan observasi dan pemahaman awal, yang berpuncak pada kejutan lucu tentang kabut yang terlalu banyak.
Kisah fonik yang menyenangkan ini mengikuti Max melalui kantor hewan yang sibuk, tempat ia bekerja bersama rekan kerja lucu yang namanya semua dimulai dengan O—seperti sapi jantan, berang-berang, dan gurita. Dengan satu kata per halaman dan ilustrasi cerah serta lucu dari hari kerja mereka, anak-anak mendengar dan mengulang bunyi huruf o pendek /ɒ/, membangun hubungan bunyi-huruf yang kuat.
“Voices of Light” is a gentle picturebook about friendship and understanding. Lulu loves her cat and dog, but her playful “Meow-Meow” and “Boof-Boof” names make them wonder if she sees only their sounds. A warm beam of golden sunlight reveals the truth: Lulu’s silly sounds are small pieces of love. Together, they learn that every voice carries its own light—and friendship shines brightest when we truly see one another.
Sebuah cerita yang sangat pendek dan berulang tentang seseorang yang belum selesai, dan orang lain menawarkan bantuan. Pembaca mempelajari frasa umum "Saya sudah selesai."

Ini adalah cerita sederhana dan berulang yang dirancang untuk anak-anak yang sangat kecil untuk berlatih mengidentifikasi benda-benda umum dan mengajukan pertanyaan 'Di mana...?'
Sebuah kisah tentang menemukan cahaya di dalam diri, menyadari bahwa setiap orang memiliki ketakutan, dan belajar bahwa keberanian tumbuh saat kita menghadapi kegelapan bersama.
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy