

Satu kisah tentang Hari Ayah Max
Max bangun dengan penuh semangat. Hari ini adalah Hari Ayah, dan dia punya satu misi besar: menemukan hadiah yang sempurna untuk Ayah. Dia mengenakan sepatunya dan bergegas keluar, siap untuk berpetualang.
Max berlari ke taman. Dia melihat layang-layang merah mengilap yang tersangkut di dahan pohon. Layang-layang itu berkibar seperti burung yang terperangkap di dalam sangkar hijau.
Max meregangkan tubuh, menggapai, dan akhirnya berhasil meraihnya. Tetapi saat dia mencoba menerbangkannya, anginnya terlalu lemah.
Layang-layang itu jatuh terkulai seperti anak anjing yang lelah. Max cemberut. "Mungkin ini bukan hadiah yang sempurna," pikirnya.
Selanjutnya, Max berlari kecil ke toko roti Pak Lee. Aroma hangat roti kayu manis menggelitik hidungnya.
"Ayah suka yang manis-manis," bisik Max sambil mengambil sebuah kotak kecil. Tetapi saat dia berjalan pulang, kotaknya terlepas dan rotinya menjadi gepeng, lengket, dan lembek. Max merasa sedikit kecewa tetapi tidak menyerah.
Max melihat Benny si kucing terjebak di atas pagar yang tinggi. Benny mengeong keras, mata hijaunya membelalak karena khawatir.
Max memanjat dengan hati-hati, merasakan kayu kasar di bawah tangannya. Saat dia melepaskan Benny, kucing itu menggesekkan tubuhnya ke kaki Max dan mendengkur. Max tersenyum lebar. "Rasanya menyenangkan bisa membantu Ayah seperti ini," pikirnya.
Akhirnya, Max berlari pulang. Ayah sedang bekerja di teras, memperbaiki kursi yang berderit.
Max duduk di sampingnya, menghirup aroma segar serbuk gergaji dan cat. Mereka berbicara tentang layang-layang, roti, dan Benny.
Ayah tertawa, menarik Max mendekat. "Hadiah terbaik adalah kehadiranmu di sini," kata Ayah dengan lembut.
Max tersenyum lebar. Bukan layang-layang, bukan roti kayu manis, bukan barang baru yang mengilap. Hanya ini — sinar matahari, tawa, dan cinta yang mereka bagi bersama.
Hari ini, Max tahu bahwa pada akhirnya dia telah menemukan hadiah yang sempurna.
Dengarkan Bunyi Akhir! (d, f)
Cuma karena aja
Siapa Nama Anda?Se butir telur kecil berjalan terhuyung-huyung di dapur, bertemu banyak suara yang mencoba memberitahunya harus menjadi apa. Dengan kebaikan, keberanian, dan senyum yang cerah, ia memberitahu dunia - Aku Istimewa.
Sebuah kisah mengharukan yang menghormati mereka yang melayani dan melindungi, diceritakan dari sudut pandang seekor beruang kecil yang papanya pulang dari kedalaman hutan—bukan dengan jubah, melainkan dengan kekuatan yang tenang, cakar berlumpur, dan cinta yang heroik.

Kisah sederhana dan manis untuk anak-anak kecil, mengikuti hari seorang anak mulai dari memancing bersama ayah hingga bermimpi tentang peri, dengan fokus pada pengenalan kata dan bunyi rima.

Terkadang, ada hal yang tidak berjalan sesuai keinginan kita—Cuma karena aja! Yang terpenting adalah bagaimana kita tersenyum, tertawa kecil, dan tetap melangkah maju! Cuma karena aja
Kisah ini menyampaikan pentingnya perlindungan lingkungan melalui petualangan ulang tahun yang istimewa. Masalah-masalah seperti polusi sampah, perubahan iklim, dan polusi laut memengaruhi setiap kehidupan di Bumi. Melalui persatuan dan kerja sama, kita dapat menggunakan kebijaksanaan dan tindakan untuk melindungi rumah kita dan menjadikan Bumi tempat yang lebih baik.
Max menggunakan kotak peralatannya dan alat-alat favoritnya untuk membangun rumah pohon yang nyaman tinggi di pohon ek.
Kisah yang dapat diuraikan ini mendukung pembaca awal saat mereka berlatih keluarga kata -ad menggunakan kalimat sederhana dan mudah ditebak. Ini juga membantu anak-anak membangun kepercayaan diri dengan kata-kata penglihatan umum sambil menjelajahi situasi sehari-hari yang akrab dengan Max, ayahnya, dan iPad-nya!

Sebuah cerita sederhana dan berulang di mana tiga karakter memperkenalkan diri, yang berpuncak pada kekeliruan yang lucu. Sempurna untuk anak kecil yang belajar nama dan percakapan dasar.
Sebuah cerita sederhana yang memperkenalkan kotak peralatan dan isinya, menunjukkan bagaimana alat-alat seperti paku, gergaji, bor, dan palu dapat digunakan untuk memperbaiki berbagai hal. Sempurna untuk anak kecil yang belajar tentang benda sehari-hari dan fungsinya.
Kisah sederhana dan berulang di mana anak-anak yang berbeda berbagi mainan favorit mereka, cocok untuk pembaca awal dan mendorong percakapan tentang preferensi pribadi.
Anak manusia gua bernama Rocky ketakutan oleh bayangan aneh yang dilihatnya pada malam hari. Memberanikan diri untuk mencari kebenaran, ia akhirnya mengikuti cahaya itu. Ini adalah kisah tentang mengatasi rasa takut. Apa yang Rocky temukan di ujung cahaya itu?
Bergabunglah dengan Max, Lily, dan Tom saat mereka merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga tercinta mereka. Mulai dari membersihkan dan mendekorasi hingga membuat pangsit dan menonton tarian naga, kisah mengharukan ini menangkap kegembiraan dan tradisi musim perayaan melalui mata anak-anak yang ingin tahu.
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy