

Ikuti Zest yang berusia 10 tahun dalam perjalanan ajaibnya melintasi Tiongkok! Dari hutong di Beijing hingga lokakarya di Shanghai, jelajahi tradisi, cicipi dim sum, belajar kaligrafi, dan rayakan festival bersama teman barunya, Li.
Halo, aku Zest! Aku berumur 10 tahun, seorang petualang yang suka menjelajahi dunia. Negara-negara baru menerangi hatiku dengan lampion merah, dan aku menemukan tradisi di setiap jalan! Kompasku bergetar: Aku di Tiongkok! Aroma jiaozi, tarian naga, dan kain sutra memanggilku. Ledakan kegembiraan memenuhi diriku, ayo kita selami pesta budaya ini!
Di halaman sebuah rumah hutong di Beijing, saat lampion-lampion merah bergoyang, aku bertemu Li! Rambut hitamnya dihiasi jepit biru, mata cokelatnya berbinar gembira. Pola teratai menghiasi jaket merahnya, dan dia membawa tas dengan gantungan giok. "Pernahkah kamu melihat Tahun Baru Imlek?" tanyanya sambil tersenyum. Keceriaannya menghangatkan hatiku, dan kami pun menyelami budaya Tiongkok!
Di dalam rumah hutong, Li menunjukkan amplop merah kepadaku. "Ini membawa keberuntungan di tahun baru!" katanya, sambil meletakkan satu di tanganku. Kaligrafi tergantung di dinding, piring-piring jiaozi ada di atas meja. "Ini keajaiban festival!" kataku sambil terkikik. Aku dipenuhi kegembiraan, tradisi Tiongkok ini memikat hatiku.
Di sebuah lokakarya kaligrafi di Shanghai, Li dan aku memegang kuas. "Setiap karakter menceritakan sebuah kisah!" katanya, menari dengan tinta. Aku menulis "Damai," tanganku gemetar. Aku dipenuhi rasa ingin tahu, seni Tiongkok ini menggugah jiwaku!
Di sebuah kedai teh di Chengdu, Li mengajariku upacara minum teh. Teh hijau mengepul di cangkir, setiap gerakan adalah tarian. "Teh menghubungkan persahabatan!" katanya sambil tersenyum. "Ini adalah mimpi yang damai!" kataku, merasa tenang. Tradisi Tiongkok ini merengkuh jiwaku.
Di sebuah restoran dim sum di Guangzhou, Li dan aku membuka keranjang kukusan. Har gow dan siu mai memukau mata, aku mencoba menggunakan sumpit. "Dim sum itu tentang berbagi!" kata Li sambil terkikik. Aku dipenuhi kegembiraan, pesta cita rasa ini membuatku merasakan kehangatan Tiongkok.
Di atas panggung opera di Xi'an, Li memperkenalkan opera Tiongkok. "Topeng-topeng menghidupkan emosi!" katanya, kostum warna-warni berkilauan. Lagu-lagunya beraroma sejarah. "Ini adalah teater dongeng!" kataku dengan takjub. Seni Tiongkok ini memukau mataku.
Di sebuah lokakarya memasak di Beijing, Li dan aku melipat jiaozi. Aku menggulung adonan dan menambahkan isian, aroma kecap asin memenuhi hidungku. "Keluarga-keluarga membuatnya bersama-sama!" kata Li dengan riang. Kegembiraanku meluap, tradisi ini membuatku merasakan jiwa Tiongkok.
Di sebuah lokakarya tenun sutra di Suzhou, Li dan aku mengamati alat tenun sutra. "Sutra adalah harta karun Tiongkok!" katanya, benang-benang hijau zamrud berkilauan. Aku mencoba menenun, dipenuhi semangat. Seni Tiongkok ini membuatku antusias.
Di sebuah area bermain xiangqi di Beijing, Li mengajariku catur Tiongkok. "Strategi dan kesabaran!" katanya, bidak-bidak menari di atas papan. Aku melakukan langkah pertamaku, dipenuhi ketenangan. Permainan Tiongkok ini memikat pikiranku.
Di sebuah dapur di Hangzhou, Li dan aku membuat kue bulan. "Kue ini dimakan saat Festival Bulan!" katanya, aroma isian kacang merah menguar. Aku menekannya ke dalam cetakan, dipenuhi kegembiraan. Tradisi Tiongkok yang manis ini menghangatkan hatiku.
Di sebuah pasar tradisional di Nanjing, Li dan aku makan tanghulu. Manisan buah hawthorn berlapis gula berkilau merah delima. "Ini jajanan kaki lima!" kata Li sambil terkikik. Aku sangat antusias, camilan Tiongkok ini membangkitkan semangatku!
Di sebuah aula latihan barongsai di Beijing, Li mendemonstrasikan tarian barongsai. "Tarian ini mengusir roh jahat!" katanya, kostumnya berkilauan kuning neon. Aku mengikuti irama dengan drum, dipenuhi semangat. Tarian Tiongkok ini menyegarkan kembali jiwaku.
Di festival Tahun Baru Imlek di Beijing, lampion-lampion merah memenuhi langit! Li dan aku menonton tarian naga, siluetnya berputar mengikuti irama drum. Jepit rambut bunga sutraku bergoyang, aku dipenuhi semangat. Festival ini mengukir kegembiraan Tiongkok di dalam hatiku!
Di museum budaya di Shanghai, Li memberiku hadiah kuas kaligrafi. "Jangan lupakan semangat Tiongkok!" katanya sambil tersenyum. Aku mengucapkan selamat tinggal dengan sebuah lampion kertas, hatiku dipenuhi rasa terima kasih. Kompasku bergetar: "Ayo dunia, mana perhentian selanjutnya?"
Zest and the Golden Compass: CINA mengikuti kisah Zest, petualang berusia 10 tahun, dalam perjalanan keliling dunia pertamanya! Jelajahi keajaiban-keajaiban Cina: Tembok Besar, Kota Terlarang, Prajurit Terakota, dan Sungai Yangtze. Zest menyingkap keajaiban alam dan sejarah di setiap langkahnya.
Ikuti Zest yang berusia 10 tahun dalam petualangan seru di Italia! Jelajahi Colosseum, kanal-kanal Venesia, Menara Miring Pisa, dan perbukitan Tuscany, tempat keajaiban sejarah dan alam menanti
Zest dan Kompas Emas: INDIA mengikuti petualang berusia 10 tahun, Zest, dalam perjalanan globalnya yang semarak! Jelajahi keajaiban India: Taj Mahal, Ghat Varanasi, Hawa Mahal, dan Festival Pushkar. Zest menyingkap keajaiban sejarah dan budaya di setiap langkahnya.
Ikuti petualang cilik berusia 10 tahun, Zest, dalam perjalanan serunya ke Norwegia! Jelajahi fyord, aurora borealis, rumah-rumah penuh warna di Bryggen, dan tebing-tebing Trolltunga. Zest mengungkap keajaiban alam dan sejarah Viking.
Bergabunglah dengan Zest, petualang berusia 10 tahun, dalam perjalanan ajaib melintasi Brasil! Temukan hutan lebat Amazon, pelangi di Air Terjun Iguazu, Karnaval samba di Rio, dan kemegahan patung Kristus Sang Penebus.
Ikuti Zest, seorang penjelajah berusia 10 tahun, dalam perjalanan ajaib menjelajahi Mesir! Mulai dari piramida yang menjulang tinggi hingga Sungai Nil yang berkilauan, pasar-pasar yang semarak, dan kuil-kuil kuno, Zest mengungkap keajaiban negeri yang tak lekang oleh waktu.
Ikuti petualang berusia 10 tahun, Zest, dalam perjalanan ajaib melintasi Vietnam! Temukan perairan zamrud Teluk Ha Long, lentera-lentera bercahaya Hoi An, Kawasan Tua Hanoi yang semarak, dan Festival Tet yang meriah.
Ikuti Zest yang berusia 10 tahun dalam perjalanan ajaib ke seluruh Jepang! Jelajahi taman bunga sakura, coba origami, cicipi sushi, kenakan kimono, dan rayakan festival penuh warna bersama teman barunya, Sakura.
Ikuti petualang berusia 10 tahun, Zest, dalam perjalanan penuh warna menjelajahi Afrika! Jelajahi pasar Maasai yang ramai di Kenya, menari mengikuti irama drum djembe, menenun cerita dengan kain kente, dan cicipi cita rasa nasi jollof yang kaya.
Ikuti petualang berusia 10 tahun, Zest, dalam petualangan globalnya yang memukau! Jelajahi keajaiban Vietnam: bebatuan kapur zamrud Teluk Ha Long, jalanan Hoi An yang diterangi lentera, jalur air subur Delta Mekong, dan Festival Tet yang semarak.
Zest memulai petualangan yang semarak bersama Finn di Kanada! Ia bersuka ria di Hari Kanada, menemukan kedamaian dalam tarian pow wow, menikmati sirop maple, menyantap poutine, menyalakan lampu Diwali, dan menjadi koboi di Stampede. Belajar kata “Eh,” ia merangkul persahabatan
Bergabunglah dengan Zest, 10 tahun, dalam petualangan kosmiknya! Jelajahi orbit Bumi, kawah Bulan, badai Jupiter, danau Titan, dan bintang-bintang Andromeda. Dengan pakaian bintangnya, Zest mengungkap keajaiban luar angkasa, meluncurkan petualangan universalnya!
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy