Tom dan Sungai
Kisah yang lembut tentang seorang anak laki-laki bernama Tom, yang mendayung menyusuri sungai setelah banjir untuk mencari mainannya yang hilang. Di sepanjang perjalanan, ia bertemu teman-teman baru dan belajar bahwa setiap perjalanan terasa lebih menyenangkan saat dijalani bersama teman.
Sungai itu lebar. Airnya tinggi. Tom mendayung perahu kecilnya. Banjir menghanyutkan mainannya. Dia mendayung melewati atap dan pohon. “Dayung, dayung, dayung,” katanya.
Sebuah bola merah mengapung di dekat perahu. “Bolaku!” teriaknya. Bola itu memantul, bola itu melompat, Bola itu mengapung di atas ombak. Tom meraih, menangkap, dan memegangnya erat. “Kamu bisa berenang, tapi tidak sendirian,” katanya.
Sungai mengalir dan mendorong. Angin bertiup dan berputar. Ombak naik, atap berkilau, pohon-pohon melengkung. Air bergerak, dan Tom juga bergerak. Sulit untuk mendayung, tetapi Tom tetap tenang. “Menyusuri, menyusuri sungai,” katanya.
Tom melihat sebatang pohon di depan. Sebuah topi biru tergantung di dahan. Dia mendayung lebih dekat, perahunya bergoyang. Tom memanjat pohon dan mengambil topi itu. Angin bertiup, dedaunan menari di sekelilingnya. “Jangan terbang lagi,” tawanya.
Sebuah sepatu biru mengapung lewat. Tom tertawa — “Kamu kehilangan pasanganmu!” Di depan, seorang anak laki-laki duduk di dermaga. Itu Max, temannya. Max mengambil barang-barang dari air dengan jaring. “Hei, Max!” teriak Tom.
“Kamu menemukan mainanmu!” kata Max. “Belum semua,” kata Tom. “Masih banyak yang harus dicari.” Max tersenyum dan melambaikan jaringnya. “Kalau begitu, ayo kita tangkap bersama-sama!” Tom mendayung, Max mencondongkan badan, keduanya tertawa. “Lebih mudah — dan lebih ceria — bersama-sama,” katanya.
Rintik jatuh, lalu deras — hujan lagi! Tom dan Max tertawa dan bermain air. “Lihat!” kata Max. “Perahu mainan!” Tom meraih, Max menariknya mendekat. Keduanya basah kuyup, keduanya tersenyum, mereka memegang hadiah mereka. "Dua perahu, dua kali lebih seru,” katanya.
Sebuah sangkar kecil mengapung di atas ombak. Di dalamnya, seekor kenari kuning berkicau dan gemetar. Pintunya terbuka — burung itu terbang ke arah Tom. Burung itu hinggap di bahunya. Tom menutupinya dengan topi birunya. “Kita punya satu teman lagi,” dia tersenyum.
Angin melambat, hujan berhenti. Awan terbelah, dan cahaya menerobos masuk. Sungai bersinar lagi. Kenari itu terbang keluar dan bernyanyi. Sebuah pelangi melengkung di atas mereka. “Selalu ada terang setelah gelap,” kata Tom.
Max mengangkat jaringnya. Sebuah mobil mainan kecil berkilauan di bawah sinar matahari. Dia mengangkatnya tinggi-tinggi dan tertawa. Tom mendayung lebih dekat, tersenyum. Sungai mengalir, lembut dan cerah. “Satu per satu, kita temukan semuanya,” kata Tom.
Sungai mengalir, lembut dan cerah. Langit biru dan hangat. Tom mendayung perahu kecilnya. Banjir menghanyutkan mainannya. Dia mendayung melewati atap dan pohon. “Dayung, dayung, dayung,” katanya.
Waktunya Mandi!
Tidak, Tom!
Tom Menyikat Giginya
Jika Anda memberi Tom kue
Van Besar
Permainan Nama Saya
Tom Bilang Tolong
Haruskah Aku Berbagi Es Krimku?
Max dan Lumpur
Selamat malam Tom
Tom si kelinci kecil bermain di luar dan menjadi sangat kotor — tetapi setelah mandi, pakaian bersih, dan menyikat giginya, dia bersih dan siap untuk tidur! #Cerita pengantar tidur untukmu.
Petualangan seru ini mengikuti Max saat ia pergi ke kota untuk bertemu saudaranya Tom, memberikan banyak kesempatan kepada pembaca awal untuk melihat dan mengucapkan kata-kata yang dimulai dengan huruf t. Melalui ilustrasi cerah dan kata-kata t sederhana di setiap halaman, anak-anak belajar mengenali huruf t dan mendengar bunyinya /t/ sambil menikmati perjalanan Max ke kota.

Ini adalah cerita yang sangat sederhana tentang karakter bernama Tom, dengan seruan berulang 'Tidak!' diikuti dengan lembut 'Aku mencintaimu, Tom.' Ini cocok untuk anak-anak yang sangat kecil, mungkin sebagai buku pertama.

Kisah sederhana tentang Tom belajar menyikat giginya, menyoroti langkah-langkah yang terlibat dan kepuasan gigi yang bersih.
Kisah lucu ini memperkenalkan pembaca muda pada tindakan dan kendaraan sederhana melalui serangkaian pertanyaan dan jawaban, cocok untuk pengembangan bahasa awal dan membaca interaktif.

Kisah ini mengikuti serangkaian peristiwa yang terjadi ketika Anda memberi Tom sebuah kue. Setiap tindakan mengarah ke tindakan lain, menciptakan petualangan yang aneh dan sedikit kacau yang melibatkan susu, tumpahan, wajah lucu, dan pada akhirnya, kembali ke awal.

Kisah sederhana dan berulang tentang berbagai karakter dan hewan yang duduk di dalam van besar, yang mengarah pada kesimpulan lucu di mana Ayah dan Ibu menjadi marah, tetapi pada akhirnya, van itu menyenangkan.

Kisah yang sangat sederhana tentang memperkenalkan karakter dan menemukan teman yang hilang, cocok untuk pembaca termuda yang belajar nama dan sapaan.

Sebuah cerita pendek dan sederhana tentang Tom yang belajar pentingnya mengucapkan 'tolong' saat meminta sesuatu. Sempurna untuk mengajarkan tata krama dasar kepada anak kecil.

Tom mendapatkan es krim besar dan lezat tetapi kesulitan dengan gagasan untuk membaginya. Setelah beberapa pemikiran, dia memutuskan untuk berbagi dengan Max, tetapi menemukan es krimnya telah meleleh. Kisah sederhana ini mengeksplorasi tema berbagi, persahabatan, dan keputusan cepat untuk pembaca muda.

Max dan adik laki-lakinya, Tom, menemukan genangan lumpur di halaman belakang rumah mereka dan tidak bisa menahan diri untuk tidak melompat ke dalamnya. Saat mereka semakin kotor, ibu mereka keluar mencari mereka, yang mengarah pada solusi lucu untuk kesenangan berlumpur mereka. Sebuah kisah yang hangat dan lucu untuk pembaca pemula.

Kisah pengantar tidur yang menenangkan yang dengan lembut mengucapkan selamat malam kepada berbagai benda dan karakter di sebuah ruangan, sempurna untuk menidurkan anak-anak kecil.
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy
