The Hallway Echo

The Hallway Echo

Penulis
authorBuilders

A poetic story about a school hallway that remembers all the sounds, emotions, and memories of a school year, from laughter and whispers to sad moments and comforting words, as it quietly awaits the next one.

age6 - 10 tahun
emotional intelligence
Mungkin Kamu Suka
Peralatan Dapur
Peralatan Dapur

Buku ini memperkenalkan anak-anak kecil pada peralatan dapur umum melalui frasa sederhana, berulang, dan ilustrasi yang jelas. Buku ini berfokus pada pembangunan kosakata dan pengenalan benda sehari-hari seperti pemanggang roti, ketel, oven, kompor, microwave, dan blender.

Mengapa Burung Beo Mengulangi Segalanya
Mengapa Burung Beo Mengulangi Segalanya

Kisah menawan tentang seekor Burung Beo, yang awalnya pendiam tetapi kemudian menemukan keseruan menirukan setiap suara yang ia dengar di hutan. Melalui tiruan yang jenaka dan pertemuan lucu di hutan, Burung Beo belajar untuk menerima suaranya yang unik. Kisah yang ringan ini menggunakan bahasa yang sederhana dan pengulangan, sehingga sangat cocok untuk anak-anak kecil yang mulai mengeksplorasi suara dan ucapan.

Saya Tidak Mengerti
Saya Tidak Mengerti

Sebuah cerita yang lucu dan sederhana di mana Max tidak mengerti apa yang coba dikatakan hewan-hewan kepadanya, yang mengarah pada kesimpulan yang mengejutkan dan relevan tentang waktu makan siang.

Milo dan Kerajaan Bayangan
Milo dan Kerajaan Bayangan

Sebuah kisah tentang menemukan cahaya di dalam diri, menyadari bahwa setiap orang memiliki ketakutan, dan belajar bahwa keberanian tumbuh saat kita menghadapi kegelapan bersama.

Di mana Topinya?
Di mana Topinya?

Kisah sederhana dan berulang yang sempurna untuk pembaca pemula, memperkenalkan kosakata dasar dan konsep lokasi dengan topi, topi pet, dan pemukul.

Siapa Nama Anda?
Siapa Nama Anda?

Sebuah cerita sederhana dan berulang di mana tiga karakter memperkenalkan diri, yang berpuncak pada kekeliruan yang lucu. Sempurna untuk anak kecil yang belajar nama dan percakapan dasar.

Seorang Pengunjung Bertopi Tinggi
Seorang Pengunjung Bertopi Tinggi

Pada suatu sore yang hujan, rasa bosan kakak beradik Lila dan Theo sirna oleh kedatangan seorang pengunjung unik yang mengenakan topi tinggi berhiaskan awan. Melalui sihir menyenangkan yang melibatkan pesawat kertas dan syal, tamu misterius itu mengubah hari yang tenang menjadi petualangan yang seru, mengajarkan tentang kesenangan, kekacauan, dan kerapian dalam suasana rumah pinggiran kota yang nyaman. Kisah ini menampilkan humor ringan, fantasi penuh imajinasi, dan momen keluarga yang hangat, sangat cocok untuk anak-anak.

Max Membuat Musik + Kuis
Max Membuat Musik + Kuis

Max si musisi menciptakan lagunya sendiri dengan melapisi enam suara yang menyenangkan seperti ketukan, jentikan, dan tepukan. Sepanjang jalan, anak-anak menjelajahi kata-kata keluarga -ap yang berima dan menemukan bagaimana musik dan bahasa dapat bekerja sama!

O - O - Kantor
O - O - Kantor

Kisah fonik yang menyenangkan ini mengikuti Max melalui kantor hewan yang sibuk, tempat ia bekerja bersama rekan kerja lucu yang namanya semua dimulai dengan O—seperti sapi jantan, berang-berang, dan gurita. Dengan satu kata per halaman dan ilustrasi cerah serta lucu dari hari kerja mereka, anak-anak mendengar dan mengulang bunyi huruf o pendek /ɒ/, membangun hubungan bunyi-huruf yang kuat.

Max Mendengar Burung-burung
Max Mendengar Burung-burung

Bergabunglah dengan Max saat ia mendengarkan suara burung yang menyenangkan dan khas, dari pekikan burung beo hingga kokok ayam betina. Sebuah cerita sederhana dan menarik untuk pembaca muda yang menjelajahi suara binatang.

Ulangi-Setelah: Saya!
Ulangi-Setelah: Saya!

Max, Lily, dan Tom bersembunyi di dalam gambar! Bisakah kamu menemukan mereka saat kamu belajar membaca? Dalam cerita yang mudah diuraikan ini, pembaca muda berlatih kata-kata berima -am seperti ham, yam, ram, dan dam sambil membangun kepercayaan diri dengan kata-kata penglihatan awal.

Pawai Mainan + Kuis
Pawai Mainan + Kuis

Dalam cerita yang menyenangkan ini, para mainan berdebat tentang siapa yang harus memimpin parade di taman hingga Max menunjukkan cara berbaris berdasarkan ketukan (suku kata) dalam nama mereka. Saat para mainan berbaris dengan teratur, (satu ketukan, dua ketukan, tiga ketukan, empat!) para pembaca cilik belajar cara memecah kata menjadi suku kata dengan cara yang menyenangkan dan mudah diingat.