
Tiga Babi Kecil
Sebuah fabel klasik tentang tiga babi kecil yang membangun rumah dari bahan berbeda dan tantangan yang mereka hadapi ketika seekor serigala lapar mencoba merobohkannya. Ini mengajarkan pentingnya kerja keras dan membuat pilihan yang bijaksana.
Pada suatu ketika, ada tiga babi kecil. Suatu hari ibu mereka berkata sudah waktunya bagi mereka untuk membangun rumah sendiri.
Babi kecil pertama menemukan beberapa jerami. "Aku akan membangun rumahku dengan jerami," kata babi itu. Rumah itu cepat dibangun.
Babi kecil kedua menemukan beberapa ranting. "Aku akan membangun rumahku dengan ranting," kata babi itu. Rumah ranting itu lebih kuat dari rumah jerami.
Babi kecil ketiga menemukan beberapa batu bata. "Aku akan membangun rumahku dengan batu bata," kata babi itu. Rumah batu bata itu sangat kuat.
Tak lama kemudian serigala datang. Babi kecil itu berlari masuk. “Babi kecil, biarkan aku masuk!”
Babi itu berkata, “Tidak akan, demi rambut di daguku.” Serigala berkata, "Kalau begitu aku akan menghembus dan menghembus dan merobohkan rumahmu."
Serigala menghembus dan menghembus dan merobohkan rumah jerami. Babi kecil itu berlari ke rumah ranting saudaranya.
Tak lama kemudian serigala datang ke rumah ranting. "Babi-babi kecil, babi-babi kecil, biarkan aku masuk," kata serigala.
Babi-babi itu berkata, “Tidak akan, demi rambut di daguku.” Serigala berkata, "Kalau begitu aku akan menghembus dan menghembus dan merobohkan rumahmu."
Serigala menghembus dan menghembus dan merobohkan rumah ranting. Babi-babi kecil itu berlari ke rumah batu bata saudara mereka.
Tak lama kemudian serigala datang ke rumah batu bata. "Babi-babi kecil, babi-babi kecil, biarkan aku masuk," kata serigala.
Babi-babi itu berkata, “Tidak akan, demi rambut di daguku.” Serigala berkata, "Kalau begitu aku akan menghembus dan menghembus dan merobohkan rumahmu."
Serigala menghembus dan menghembus dan menghembus dan menghembus, tetapi rumah batu bata itu terlalu kuat. Serigala menyerah dan berjalan pergi ke hutan.
Di dalam rumah batu bata, ketiga babi kecil itu hangat dan aman. Dan mereka hidup bahagia bersama.
Baa Baa Domba Hitam
Jari Kaki Kecilku
Aku Mencintai Setiap Sisimu
Bebek Kecil Menggunakan Pispot
Hai, Diddle Diddle
Chicken Little
Laba-laba Kecil
Putri Duyung Kecil
Ayam Betina Merah Kecil
Itik Buruk Rupa
Putri dan Kacang Polong
Sebuah sajak anak-anak klasik tentang domba hitam dengan banyak wol untuk dibagikan, menekankan kegembiraan memberi kepada orang lain.

Sebuah cerita sederhana dan interaktif untuk anak-anak yang sangat kecil, mengikuti Max saat ia mengenali dan mengucapkan selamat malam kepada berbagai bagian tubuhnya. Sangat cocok untuk mengembangkan kesadaran tubuh dan rutinitas waktu tidur yang lembut.

Buku berima yang manis dan sederhana yang merayakan cinta tanpa syarat untuk seorang anak, merangkul semua sisi mereka, dari fitur fisik hingga berbagai suasana hati dan tindakan mereka, kemarin, hari ini, dan besok.

Buku papan yang hangat, lembut, dan membesarkan hati yang dirancang untuk membantu balita belajar menggunakan pispot. Ikuti Bebek Kecil saat ia melewati langkah-langkah pelatihan pispot, mulai dari mengenali kebutuhan untuk pergi, hingga menyeka, menyiram, dan mencuci tangan, merayakan pencapaian besarnya.

Sebuah sajak anak-anak klasik Inggris yang menampilkan kucing bermain biola, sapi melompati bulan, anjing tertawa, dan piring lari bersama sendok. Penuh dengan citra aneh dan omong kosong, sempurna untuk pembaca pemula.

Chicken Little percaya langit akan runtuh ketika sebuah biji pohon ek mengenai kepalanya. Dia mengumpulkan teman-temannya untuk memberitahu raja, tetapi mereka bertemu dengan rubah licik dalam perjalanan mereka. Kisah klasik ini mengajarkan tentang pemikiran kritis dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Sebuah sajak anak-anak klasik tentang perjalanan laba-laba kecil yang gigih menaiki saluran air, meskipun hujan.

Ini adalah cerita kosong. Tidak ada konten untuk diringkas atau dianalisis.

Kisah klasik tentang putri duyung kecil yang ingin menjelajahi dunia manusia dan jatuh cinta pada seorang pangeran, membuat pengorbanan sulit untuk bersamanya.

Fabel klasik ini mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kerja keras dan berkontribusi pada suatu kelompok. Ayam Merah Kecil bekerja tanpa lelah untuk menanam, memanen, dan memanggang, sementara teman-teman hewan ternaknya yang malas menolak membantu sampai tiba waktunya untuk memakan roti yang lezat.

Ini adalah kisah klasik tentang seekor anak itik yang merasa berbeda dan tidak dicintai karena penampilannya. Ia melakukan perjalanan penemuan diri, akhirnya menyadari bahwa ia adalah angsa yang cantik. Ini adalah kisah yang mengharukan tentang penerimaan diri dan menemukan tempat Anda di dunia.

Kisah dongeng klasik tentang seorang pangeran yang mencari putri sejati. Pada suatu malam badai, seorang wanita muda yang mengaku sebagai putri tiba di kastil, membuat sang ratu merancang ujian cerdik yang melibatkan satu kacang polong untuk menentukan apakah dia benar-benar bangsawan.
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy
