Ketika Seorang Anak Menemukan Mainannya, Apakah “Aku Punya” Berarti Sama dengan “Aku Memilikinya”?

Ketika Seorang Anak Menemukan Mainannya, Apakah “Aku Punya” Berarti Sama dengan “Aku Memilikinya”?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Maksud dari Ungkapan-ungkapan Ini?

“Aku punya” dan “aku memilikinya” sama-sama memberitahu seseorang bahwa sesuatu adalah milikmu. Keduanya mengumumkan bahwa suatu barang ada dalam kendali atau kepemilikanmu. Anak-anak mengucapkan kata-kata ini ketika mereka menemukan mainan yang hilang. Keduanya mengklaim sesuatu sebagai milik mereka.

“Aku punya” berarti benda ini bersamaku atau milikku. Itu umum dan alami. Seorang anak mengatakannya ketika memegang boneka binatang kesukaan. Rasanya hangat dan sehari-hari.

“Aku memilikinya” berarti aku memiliki benda ini secara hukum atau hak. Kedengarannya sangat formal dan resmi. Orang dewasa mengatakannya dalam dokumen hukum. Rasanya dingin dan jauh.

Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya mengatakan “ini milikku.” Keduanya menyatakan kepemilikan. Tetapi yang satu untuk kehidupan sehari-hari sementara yang satu untuk pengacara.

Apa Perbedaannya?

Yang satu untuk hidup. Yang satu untuk dokumen hukum. “Aku punya” cocok untuk kehidupan sehari-hari. Kamu punya mainan. Kamu punya kue. Itu wajar bagi anak-anak.

“Aku memilikinya” terdengar seperti ruang sidang. Orang memiliki tanah, uang, atau hak hukum. Seorang anak mengatakan “Aku memiliki krayon ini” sangat aneh. Itu benar tetapi aneh.

Pikirkan seorang anak dengan permainan baru. “Aku punya” menunjukkan kegembiraan. “Aku memilikinya” terdengar seperti robot. Yang satu berbagi perasaan. Yang satu berbagi fakta.

Yang satu tentang memegang. Yang lain tentang memiliki secara hukum. “Aku punya” bisa berarti di tanganmu atau di dekatmu. “Aku memilikinya” selalu berarti kepemilikan hukum. Kamu bisa punya buku perpustakaan. Kamu tidak memilikinya.

Juga, “Aku punya” bisa berarti “Aku mengerti” atau “Aku menemukan jawabannya.” “Aku memilikinya” tidak pernah berarti itu. “Aku memiliki jawabannya” salah. Gunakan “punya” untuk banyak arti.

Kapan Kita Menggunakan Masing-masing?

Gunakan “Aku punya” untuk sebagian besar situasi. Gunakan itu untuk mainan, makanan, dan barang sehari-hari. Gunakan itu ketika kamu menemukan sesuatu atau memegang sesuatu. Itu cocok untuk kehidupan sehari-hari.

Contoh di rumah: “Aku punya! Aku menemukan sepatu yang hilang.” “Aku punya. Cangkir biru itu milikku.” “Aku punya di sini di tanganku.”

Gunakan “Aku memilikinya” hampir tidak pernah sebagai seorang anak. Gunakan itu hanya dalam tulisan formal atau pembicaraan hukum. Gunakan itu untuk memahami dokumen orang dewasa. Anak-anak tidak perlu mengucapkan frasa ini.

Contoh untuk orang dewasa: “Aku memiliki hak hukum atas properti ini.” “Dokumen tersebut menyatakan bahwa aku memiliki kendaraan ini.” “Aku memiliki koleksi koin langka.”

Sebagian besar anak-anak dapat menjalani seluruh hidup mereka tanpa mengatakan “Aku memilikinya.” Ajari mereka untuk mengenalinya untuk membaca. Tetapi untuk berbicara, “Aku punya” selalu benar. Buatlah sederhana dan alami.

Contoh Kalimat untuk Anak-anak Aku punya: “Aku punya. Remote ada di bawah sofa.” “Jangan khawatir. Aku punya di sini.” “Aku punya. Itu jaketku.”

Aku memilikinya: “Raja memiliki mahkota.” (bahasa cerita) “Dalam permainan, aku memiliki tiga permata ajaib.” (bermain pura-pura) “Peta harta karun mengatakan aku memiliki emas itu.” (pura-pura formal)

Perhatikan “Aku punya” terdengar seperti orang sungguhan. “Aku memilikinya” terdengar seperti karakter dalam buku. Anak-anak harus mempelajari keduanya. Tetapi mereka harus menggunakan “Aku punya” setiap hari.

Orang tua dapat menggunakan “punya” sepanjang waktu. Gunakan “memiliki” untuk pelajaran kosakata. “Karakter ini memiliki rahasia. Itu berarti mereka memilikinya.” Pembelajaran terjadi dalam momen-momen kecil.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Beberapa anak mengatakan “Aku memilikinya” agar terdengar pintar. Itu menjadi bumerang. Teman mungkin tidak mengerti. Tetaplah dengan “Aku punya” untuk kehidupan nyata. Sederhana lebih baik.

Salah: “Aku memiliki krayon merah.” Benar: “Aku punya krayon merah.”

Kesalahan lain: menggunakan “memiliki” untuk hal-hal yang kamu pinjam. Kamu memiliki hal-hal yang kamu miliki secara hukum. Buku perpustakaan tidak dimiliki. Itu dipinjam. Gunakan “punya” untuk hal-hal yang dipinjam.

Salah: “Aku memiliki buku perpustakaan ini.” Benar: “Aku punya buku perpustakaan ini.”

Beberapa pelajar lupa bahwa “punya” juga merupakan kata kerja tindakan. “Aku punya” bisa berarti “Aku menangkapnya” (bola). “Memiliki” tidak pernah berarti menangkap. Cocokkan kata kerja dengan tindakannya.

Juga hindari mengatakan “Aku punya” dengan nada membual. “Aku punya dan kamu tidak” itu jahat. Bagikan kegembiraanmu, bukan superioritasmu. Kebaikan lebih penting daripada kepemilikan.

Tips Memori Mudah

Pikirkan “Aku punya” sebagai tangan terbuka anak. Tangan memegang mainan. Anak itu tersenyum. Sederhana dan hangat.

Pikirkan “Aku memilikinya” sebagai tas kerja pengacara. Tas kerja memegang dokumen. Pengacara berbicara secara formal. Dingin dan resmi.

Trik lain: ingat panjangnya. “Punya” memiliki satu suara. “Memiliki” memiliki dua suara. Singkat untuk sehari-hari. Panjang untuk hukum. Cocokkan kata dengan momen.

Orang tua dapat mengatakan: “Punya untuk tangan. Memiliki untuk tanah.” Itu berarti hal-hal di tanganmu mendapatkan “punya.” Tanah dan dokumen hukum mendapatkan “memiliki.”

Berlatih di rumah. Pegang mainan: “Aku punya.” Baca cerita: “Naga itu memiliki telur emas.” Dua dunia. Satu pelajaran kosakata.

Waktu Latihan Cepat

Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Anakmu menemukan botol air mereka yang hilang di dalam mobil. a) “Aku memiliki botol airku.” b) “Aku punya! Aku menemukan botol airku.”

Kamu sedang membaca dongeng tentang seorang penyihir yang memiliki cermin ajaib. a) “Penyihir itu punya cermin ajaib.” b) “Penyihir itu memiliki cermin ajaib.”

Jawaban: 1 – b. Menemukan barang sehari-hari cocok dengan “Aku punya.” 2 – a atau b. Keduanya berfungsi. “Memiliki” terdengar lebih formal seperti dongeng.

Isi bagian yang kosong: “Ketika aku menangkap bola dalam sebuah permainan, aku berteriak ______.” (“Aku punya” adalah pilihan yang alami dan bersemangat.)

Satu lagi: “Dalam kontrak hukum, dokumen tersebut mengatakan ______ properti tersebut.” (“Aku memiliki” cocok dengan bahasa formal dan resmi.)

Memiliki sesuatu adalah bagian dari kehidupan. “Aku punya” itu menyenangkan dan jelas. “Aku memilikinya” untuk surat-surat resmi. Ajari anakmu keduanya. Ajari mereka kapan harus menggunakan masing-masing. Itulah hadiah kosakata.

Ringkasan

“Aku punya” berarti sesuatu bersamamu atau milikmu dalam kehidupan sehari-hari. “Aku memilikinya” berarti kepemilikan hukum dalam konteks formal. Gunakan “Aku punya” untuk mainan, makanan, dan barang sehari-hari. Pahami “Aku memilikinya” untuk cerita dan dokumen. Mengetahui apa yang kamu miliki itu baik. Berbagi apa yang kamu miliki bahkan lebih baik.