Kapan Kamu Perlu Didengar, Haruskah Seorang Anak “Berteriak” atau “Membuat Dirimu Didengar” di Keramaian?

Kapan Kamu Perlu Didengar, Haruskah Seorang Anak “Berteriak” atau “Membuat Dirimu Didengar” di Keramaian?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Arti Ungkapan-ungkapan Ini? “Berteriak” dan “membuat dirimu didengar” keduanya berarti berbicara atau bertindak dengan cara yang dapat diperhatikan dan dipahami orang lain. Mereka memberi tahu seorang anak untuk meninggikan suaranya atau menjadi jelas agar orang lain mendengarkan. Anak-anak mendengar kata-kata ini di tempat-tempat bising ketika mereka terlalu pendiam. Keduanya meminta kehadiran yang lebih.

“Berteriak” berarti menggunakan suara yang kuat dan jelas yang dapat didengar dari kejauhan. Ini langsung dan sederhana. Seorang orang tua mengatakannya ketika seorang anak bergumam. Ini berfokus pada volume.

“Membuat dirimu didengar” berarti berbicara sehingga orang lain tidak dapat mengabaikanmu. Ini tentang diperhatikan dan dianggap serius. Seorang orang tua mengatakannya ketika seorang anak perlu membela diri. Ini berfokus pada dampak.

Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya meminta seorang anak untuk lebih menonjol. Keduanya tentang dipahami. Tetapi yang satu tentang volume sementara yang satu tentang diperhatikan dan dihormati.

Apa Perbedaannya? Yang satu tentang volume. Yang satu tentang dampak. “Berteriak” adalah tentang seberapa banyak suara yang keluar dari mulutmu. Ini bersifat fisik. Ini berfungsi untuk ruangan yang bising atau menelepon dari jauh.

“Membuat dirimu didengar” adalah tentang didengarkan. Kamu bisa berteriak, tetapi tetap tidak didengar jika tidak ada yang memperhatikan. Frasa ini tentang mendapatkan rasa hormat dan perhatian. Ini tentang hasilnya.

Pikirkan seorang anak di kantin yang ramai. Teman-teman sedang berbicara. Anak itu ingin mengatakan sesuatu. “Berteriak agar mereka bisa mendengarmu” adalah tentang volume. “Membuat dirimu didengar” berarti “dapatkan perhatian mereka agar mereka mendengarkan.” Yang satu tentang suara. Yang satu tentang komunikasi.

Yang satu untuk volume suara. Yang lainnya untuk kepercayaan diri. “Berteriak” adalah untuk membuat suaramu terdengar. “Membuat dirimu didengar” adalah untuk berbicara sehingga orang-orang menganggapmu serius. Gunakan yang pertama untuk kebisingan. Gunakan yang kedua untuk keberanian.

Juga, “membuat dirimu didengar” sering digunakan untuk berbicara menentang kesalahan. Ini adalah frasa pemberdayaan.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “berteriak” untuk situasi di mana orang tidak dapat mendengarmu. Gunakan di taman bermain yang bising, jalanan yang sibuk, atau dari jauh. Gunakan untuk memproyeksikan suaramu. Cocok untuk lokasi yang bising.

Contoh di rumah: “Kamu harus berteriak karena Nenek sulit mendengar.” “Berteriak saat kamu meneleponku dari halaman belakang.” “Jika kamu tersesat, berteriak agar aku bisa menemukanmu.”

Gunakan “membuat dirimu didengar” untuk membela diri. Gunakan ketika seorang anak diabaikan atau diperlakukan tidak adil. Gunakan untuk membangun kepercayaan diri. Cocok untuk momen pemberdayaan.

Contoh untuk kepercayaan diri: “Jika seseorang bersikap jahat, buat dirimu didengar. Suruh mereka berhenti.” “Kamu punya ide bagus. Bicaralah dan buat dirimu didengar.” “Jangan berbisik. Buat dirimu didengar dalam pertemuan.”

Anak-anak membutuhkan kedua frasa tersebut. “Berteriak” untuk volume. “Membuat dirimu didengar” untuk kepercayaan diri. Keduanya penting.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berteriak: “Berteriak saat kamu menjawab agar guru bisa mendengar.” “Berteriak saat kita berada di parade.” “Kerumunan itu bising. Kamu juga harus berteriak.”

Membuat dirimu didengar: “Jika kamu tahu jawabannya, buat dirimu didengar.” “Jangan biarkan mereka memotongmu. Buat dirimu didengar.” “Buat dirimu didengar jika kamu melihat sesuatu yang salah.”

Perhatikan “berteriak” adalah tentang volume suaramu. “Membuat dirimu didengar” adalah tentang kekuatan kata-katamu. Anak-anak mempelajari keduanya. Yang satu untuk kebisingan. Yang satu untuk keberanian.

Orang tua dapat menggunakan keduanya. Di pameran yang bising: “berteriak.” Saat diabaikan: “buat dirimu didengar.” Anak-anak mempelajari berbagai cara untuk berbicara.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Beberapa anak berpikir “berteriak” berarti berteriak sepanjang waktu. Berteriak adalah untuk saat kamu tidak bisa didengar. Berteriak di dalam ruangan berbeda dengan berteriak di luar ruangan. Ajarkan volume yang tepat untuk tempat yang tepat.

Salah: “Berteriak di perpustakaan.” Benar: “Tenang di perpustakaan.”

Kesalahan lain: mengatakan “buat dirimu didengar” tanpa memberi anak alat. Ajarkan mereka untuk mengatakan “permisi” atau memanggil nama seseorang. Didengar adalah sebuah keterampilan. Latihlah.

Salah: “Pergi dan buat dirimu didengar.” (anak tidak tahu caranya) Benar: “Untuk membuat dirimu didengar, katakan ‘permisi’ dengan keras dan tatap mata mereka.”

Beberapa pelajar berpikir berteriak itu kasar. Terkadang, berteriak diperlukan untuk keselamatan. Ajarkan perbedaan antara berteriak yang sopan (untuk perhatian) dan berteriak yang kasar (berteriak).

Juga hindari membiarkan volume menggantikan kebaikan. Kamu bisa berteriak dan tetap baik. Kamu bisa berteriak dan tetap mengatakan tolong.

Tips Memori Mudah Pikirkan “berteriak” sebagai terompet. Terompet membuat suaramu terdengar jauh. Untuk volume dari kejauhan.

Pikirkan “membuat dirimu didengar” sebagai mikrofon di atas panggung. Kamu melangkah maju. Kamu berbicara. Orang-orang mendengarkan. Untuk rasa hormat dan perhatian.

Trik lain: ingat tujuannya. “Berteriak” = mereka bisa mendengarmu. “Membuat dirimu didengar” = mereka mendengarkanmu. Mendengar mendapat “berteriak.” Mendengarkan mendapat “membuat dirimu didengar.”

Orang tua dapat mengatakan: “Berteriak untuk telinga. Didengar untuk sorak-sorai.”

Berlatih di rumah. Taman bermain: “berteriak.” Pertemuan keluarga: “buat dirimu didengar.”

Waktu Latihan Cepat Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Seorang anak berada di taman bermain di seberang lapangan dari orang tuanya. Orang tua perlu memberi tahu mereka sesuatu. a) “Buat dirimu didengar dari sana.” b) “Berteriak agar aku bisa mendengarmu.”

Seorang anak sedang diejek dan terlalu takut untuk membalas. Orang tua ingin membangun keberanian. a) “Berteriak pada si pengganggu.” b) “Buat dirimu didengar. Suruh mereka berhenti.”

Jawaban: 1 – b. Jarak membuat suara kecil. “Berteriak” untuk volume. 2 – b. Momen membangun kepercayaan diri cocok dengan pemberdayaan “membuat dirimu didengar.”

Isi bagian yang kosong: “Ketika saya berada di kantin yang bising dan teman saya jauh, saya perlu ______ agar dia bisa mendengar saya.” (“Berteriak” adalah pilihan yang berfokus pada volume dan menutup jarak.)

Satu lagi: “Ketika saya merasa orang-orang tidak mendengarkan ide-ide saya, saya perlu ______.” (“Membuat dirimu didengar” cocok dengan pilihan yang berfokus pada kepercayaan diri, rasa hormat, dan dampak.)

Menggunakan suaramu adalah sebuah keterampilan. “Berteriak” membantu orang mendengar Anda. “Membuat dirimu didengar” membantu orang menghormati Anda. Ajarkan anakmu keduanya. Seorang anak yang tahu bagaimana didengar tumbuh menjadi percaya diri.

Ringkasan “Berteriak” adalah tentang meningkatkan volume Anda sehingga orang dapat mendengar Anda dari kejauhan atau dalam kebisingan. “Membuat dirimu didengar” adalah tentang berbicara dengan percaya diri sehingga orang menganggap Anda serius dan memperhatikan. Gunakan “berteriak” di taman bermain yang bising atau saat menelepon dari seberang lapangan. Gunakan “membuat dirimu didengar” saat membela diri atau berbagi ide-ide penting. Kedua frasa menggunakan suaramu. Seorang anak yang belajar untuk didengar tumbuh menjadi orang dewasa yang mengubah dunia.