Apa Maksud dari Ungkapan-ungkapan Ini?
“Itu sulit” dan “itu berat” sama-sama menggambarkan sesuatu yang sulit. Keduanya memberi tahu seseorang bahwa sebuah tugas membutuhkan usaha atau keterampilan yang signifikan. Anak-anak mengucapkan kata-kata ini tentang pekerjaan rumah yang menantang atau keterampilan baru. Keduanya meminta kesabaran dan bantuan.
“Itu sulit” berarti ini membutuhkan banyak usaha dari saya. Ini langsung dan jujur. Seorang anak mengatakannya ketika mempelajari konsep matematika baru. Ini berfokus pada kesulitan tugas.
“Itu berat” berarti ini sulit dan mungkin tidak adil. Kedengarannya lebih emosional dan tangguh. Seorang anak mengatakannya setelah pertandingan yang sulit atau hari yang buruk. Ini berfokus pada perjuangan.
Ungkapan-ungkapan ini tampak sangat mirip. Keduanya mengatakan “Saya sedang berjuang.” Keduanya meminta dukungan. Tetapi yang satu tentang tugas sementara yang lain tentang perasaan.
Apa Perbedaannya? Yang satu tentang tugas. Yang lainnya tentang pengalaman. “Itu sulit” menggambarkan tingkat tantangan. Sebuah teka-teki yang sulit. Sebuah kata yang sulit untuk dieja. Ini mengarah pada hal itu.
“Itu berat” menggambarkan beban emosional. Sebuah kekalahan yang berat. Percakapan yang berat. Ini mengarah pada perasaan. Ini membawa lebih banyak hati.
Pikirkan seorang anak yang menghadapi soal pembagian panjang. “Itu sulit” memang benar. “Itu berat” juga akan berhasil, tetapi terasa lebih pribadi. Yang satu adalah pengamatan. Yang satu adalah perasaan bersama.
Yang satu untuk tugas. Yang lainnya untuk situasi. “Itu sulit” cocok untuk pekerjaan rumah, tugas, dan tugas fisik. “Itu berat” cocok untuk kerugian, ketidakadilan, dan perjuangan emosional. Pilih berdasarkan apa yang sulit.
Juga, “berat” bisa berarti kuat. “Itu berat” bisa berarti “itu kuat” dalam bahasa gaul. Tetapi untuk kesulitan, “berat” menambahkan lapisan ketahanan. Anda melewati ketangguhan. Kesulitan yang Anda pecahkan.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “itu sulit” untuk belajar dan melakukan. Gunakan itu untuk pekerjaan sekolah, keterampilan baru, dan tantangan fisik. Gunakan itu ketika Anda membutuhkan lebih banyak waktu atau pengajaran. Itu cocok dengan kesulitan berbasis keterampilan.
Contoh di rumah: “Itu sulit. Saya tidak bisa mencapai rak paling atas.” “Itu sulit. Saya terus mendapatkan jawaban ini salah.” “Mengikat sepatu saya dulu sulit. Sekarang mudah.”
Gunakan “itu berat” untuk kesulitan emosional. Gunakan itu untuk kalah, menunggu, atau menangani kekecewaan. Gunakan itu ketika Anda membutuhkan kenyamanan, bukan hanya bantuan. Itu cocok dengan perjuangan hidup.
Contoh untuk perasaan: “Itu berat timmu kalah.” “Menunggu seminggu penuh itu berat.” “Itu berat. Aku tahu kamu sangat ingin pergi.”
Anak-anak dapat menggunakan keduanya. “Itu sulit” untuk sekolah dan tugas. “Itu berat” untuk perasaan dan situasi. Keduanya jujur. Keduanya pantas mendapat tanggapan.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Itu sulit: “Itu sulit. Bisakah kamu menunjukkannya padaku sekali lagi?” “Teka-teki ini sulit. Saya perlu istirahat.” “Itu sulit. Lengan saya lelah.”
Itu berat: “Itu berat kamu melewatkan pesta.” “Kehilangan topi kesukaan saya itu berat.” “Itu berat. Besok akan lebih baik.”
Perhatikan “itu sulit” mengarah pada tugas. “Itu berat” mengarah pada hati. Yang satu meminta pengajaran. Yang satu meminta pelukan. Keduanya berani untuk mengatakannya.
Orang tua dapat merespons secara berbeda. “Itu sulit” mendapat “biarkan saya tunjukkan lagi.” “Itu berat” mendapat “Saya minta maaf. Mari kita bicara.” Anak-anak belajar untuk menyebutkan apa yang mereka butuhkan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Beberapa anak mengatakan “itu berat” untuk tugas yang mudah. Itu terdengar dramatis. Tugas kecil tidak berat. Mungkin sulit. Simpan “berat” untuk beban emosional yang nyata.
Salah: “Itu berat” (membereskan satu buku). Benar: “Itu sulit” (jika letaknya tinggi).
Kesalahan lain: menyerah setelah mengatakan “itu sulit.” Sulit tidak berarti tidak mungkin. Katakan “itu sulit, tetapi saya akan mencoba lagi.” Kegigihan hidup di samping kejujuran.
Salah: “Itu sulit. Saya menyerah.” Benar: “Itu sulit. Bisakah kita istirahat dan mencoba lagi?”
Beberapa pelajar menggunakan “itu sulit” untuk menghindari mencoba. Jangan gunakan kesulitan sebagai alasan. Hal-hal yang sulit menumbuhkan otak Anda. Katakan itu, lalu coba saja.
Juga hindari membandingkan perjuangan. “Itu tidak sulit. Adikmu melakukannya” menyakitkan. Setiap anak yang sulit berbeda. Hormati penilaian jujur mereka.
Tips Memori Mudah Pikirkan “itu sulit” sebagai ransel yang berat. Beratnya nyata. Anda perlu membawanya atau mengosongkannya. Berfokus pada tugas.
Pikirkan “itu berat” sebagai lutut yang tergores. Itu menyengat. Anda membutuhkan perban dan pelukan. Berfokus pada perasaan.
Trik lain: ingat hurufnya. “Sulit” memiliki S untuk “kepala” (berpikir). “Berat” memiliki B untuk “air mata” (perasaan). Kepala mendapat “sulit.” Air mata mendapat “berat.”
Orang tua dapat mengatakan: “Sulit untuk bantuan. Berat untuk pelukan.” Itu membantu anak-anak memilih kata-kata mereka. Perjuangan sekolah menjadi “sulit.” Perjuangan hati menjadi “berat.”
Berlatih saat waktu pekerjaan rumah. “Soal ini sulit. Bisakah kamu membantuku?” “Hari ini berat. Bisakah aku dipeluk?” Anak Anda belajar untuk meminta apa yang mereka butuhkan.
Waktu Latihan Cepat Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Anak Anda tidak dapat memahami soal pembagian panjang. Mereka membutuhkan pengajaran. a) “Itu berat. Hari saya buruk.” b) “Itu sulit. Bisakah kamu menunjukkannya lagi?”
Sahabat terbaik anak Anda pindah. Mereka merasa sedih dan putus asa. a) “Sulit untuk dipahami.” b) “Itu berat. Saya benar-benar minta maaf.”
Jawaban: 1 – b. Sebuah tugas belajar cocok dengan “itu sulit.” 2 – b. Sebuah kehilangan emosional cocok dengan “itu berat.”
Isi bagian yang kosong: “Ketika saya mengangkat sesuatu yang berat, saya berkata ______.” (“Itu sulit” cocok dengan kesulitan fisik, berbasis tugas.)
Satu lagi: “Ketika saya kalah dalam permainan yang saya latih dengan sangat keras, saya berkata ______.” (“Itu berat” cocok dengan kekecewaan emosional karena kalah.)
Sulit dan berat sama-sama nyata. Menyebutkannya membantu Anda menghadapinya. “Sulit” meminta strategi. “Berat” meminta kenyamanan. Keduanya mengarah pada pertumbuhan.
Ringkasan “Itu sulit” menggambarkan tugas atau keterampilan yang sulit. “Itu berat” menggambarkan situasi emosional yang sulit. Gunakan “sulit” untuk belajar dan melakukan. Gunakan “berat” untuk kehilangan dan perjuangan. Kedua kata itu jujur. Menyebutkan kesulitan Anda adalah langkah pertama untuk mengatasinya.

