Saat Memberi Hadiah, Lebih Baik Mengatakan “Ini untukmu” atau “Ini Milikmu”?

Saat Memberi Hadiah, Lebih Baik Mengatakan “Ini untukmu” atau “Ini Milikmu”?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Arti dari Kedua Ungkapan Tersebut?

“Ini untukmu” dan “ini milikmu” sama-sama memberikan sesuatu kepada seseorang. Keduanya mengumumkan bahwa suatu barang dimaksudkan untuk orang lain. Anak-anak mendengar kata-kata ini ketika menerima hadiah atau camilan. Keduanya menciptakan kegembiraan dan hubungan.

“Ini untukmu” berarti saya memberikan ini kepadamu sebagai hadiah atau persembahan. Ini berfokus pada tindakan memberi. Seorang orang tua mengatakannya ketika menyerahkan hadiah ulang tahun. Rasanya murah hati dan baik.

“Ini milikmu” berarti barang ini sekarang menjadi milikmu. Ini berfokus pada kepemilikan setelah hadiah diberikan. Seorang orang tua mengatakannya ketika seorang anak membuka mainan baru. Rasanya final dan bahagia.

Kedua ungkapan ini tampak sangat mirip. Keduanya memberikan sesuatu kepada orang lain. Keduanya menciptakan momen berbagi. Tetapi yang satu menekankan tindakan sementara yang lain menekankan hasilnya.

Apa Perbedaannya?

Yang satu tentang momen memberi. Yang lainnya tentang hasil kepemilikan. “Ini untukmu” terjadi ketika kamu menyerahkan sesuatu. Fokusnya adalah pada transfer. Rasanya seperti sebuah penawaran.

“Ini milikmu” terjadi setelah hadiah diterima. Fokusnya adalah pada pemilik baru. Rasanya seperti sebuah pernyataan. Hadiah itu sudah menjadi milik mereka.

Pikirkan seorang anak yang menerima kue. “Ini untukmu” diucapkan saat menyerahkannya. “Ini milikmu” diucapkan setelah anak itu memegangnya. Keduanya benar. Yang satu adalah memberi. Yang satu adalah memiliki.

Yang satu untuk momen penyerahan. Yang lainnya untuk momen kepemilikan. “Ini untukmu” melihat ke depan. “Ini milikmu” melihat ke belakang pada apa yang baru saja terjadi. Keduanya indah. Keduanya baik.

Juga, “ini untukmu” bisa untuk pengalaman, bukan hanya benda. “Lagu ini untukmu” berhasil. “Ini milikmu” tidak berhasil untuk lagu atau pelukan. Hal-hal yang tidak dapat kamu miliki mendapatkan “untukmu.”

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?

Gunakan “ini untukmu” saat menyerahkan sesuatu. Gunakan itu untuk hadiah, camilan, dan catatan. Gunakan ketika kamu ingin menekankan kebaikanmu. Itu cocok dengan momen memberi.

Contoh di rumah: “Aku membuatkan makan siangmu. Ini untukmu.” “Ini untukmu. Selamat ulang tahun.” “Ini untukmu. Aku menyimpan kue terakhir untukmu.”

Gunakan “ini milikmu” setelah hadiah diterima. Gunakan itu ketika mengakui kepemilikan. Gunakan itu ketika menyimpan barang. Itu cocok dengan momen kepemilikan.

Contoh setelah memberi: “Buka kotaknya. Ini milikmu sekarang.” “Ini milikmu. Jaga baik-baik.” “Sepeda biru itu milikmu. Rawatlah.”

Anak-anak dapat menggunakan keduanya. “Ini untukmu” saat berbagi camilan dengan seorang teman. “Ini milikmu” saat mengembalikan barang yang dipinjam. Keduanya menyebarkan kebaikan.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak

Ini untukmu: “Ini untukmu. Aku menggambar gambar kita.” “Ini, ini untukmu. Aku memetik bunga ini.” “Ini untukmu. Aku harap kamu menyukainya.”

Ini milikmu: “Cangkir merah itu milikmu. Aku punya yang biru.” “Ini milikmu sekarang. Kamu bisa meletakkannya di rakmu.” “Ini milikmu. Yang itu milikku.”

Perhatikan “ini untukmu” memberikan hadiah atau penawaran. “Ini milikmu” menyatakan kepemilikan. Yang satu adalah tindakan. Yang satu adalah fakta. Keduanya membuat orang merasa istimewa.

Orang tua dapat menggunakan keduanya di pesta ulang tahun. Menyerahkan hadiah: “ini untukmu.” Setelah dibuka: “ini milikmu sekarang.” Anak-anak mempelajari dua tahap memberi.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Beberapa anak mengatakan “ini milikmu” ketika mereka bermaksud “ini untukmu.” Itu bisa membingungkan seorang teman. Jika kamu menawarkan gigitan camilanmu, katakan “ini untukmu.” Milikmu berarti kepemilikan permanen.

Salah: (menawarkan gigitan) “Ini milikmu.” Benar: “Ini untukmu. Kamu bisa menggigitnya.”

Kesalahan lain: mengatakan “ini untukmu” dan kemudian mengambilnya kembali. Itu menyakiti perasaan. Hanya katakan jika kamu benar-benar bermaksud untuk memberi. Kebaikan membutuhkan tindak lanjut.

Salah: “Ini untukmu. Hanya bercanda, ini milikku.” Benar: “Ini untukmu. Simpan saja.”

Beberapa pelajar lupa untuk melakukan kontak mata saat memberi. Lihat orangnya. Tersenyumlah. Lalu ucapkan kata-katanya. Hadiah tanpa kontak mata terasa dingin.

Juga hindari menggunakan frasa ini untuk pamer. “Ini milikmu dan kamu tidak bisa memilikinya” itu jahat. Berikan dengan sukacita. Berikan secara bebas. Itulah kemurahan hati yang sejati.

Tips Memori Mudah

Pikirkan “ini untukmu” sebagai dua tangan yang terulur. Satu tangan memberi. Satu tangan menerima. Tindakannya sedang terjadi sekarang. Memberi dalam gerakan.

Pikirkan “ini milikmu” sebagai pelukan yang sudah selesai. Pelukannya sudah selesai. Perasaannya tetap ada. Hadiah itu sekarang dimiliki. Kepemilikan selesai.

Trik lainnya: ingat arahnya. “Untukmu” pergi ke orang tersebut (masa depan). “Milikmu” kembali ke hadiah (sekarang). Ke arah mendapatkan “untukmu.” Dimiliki mendapatkan “milikmu.”

Orang tua dapat mengatakan: “Untukmu saat kamu memberi. Milikmu saat mereka hidup dengannya.” Itu berarti menyerahkan mendapatkan “untukmu.” Mengakui kepemilikan mendapatkan “milikmu.”

Berlatih saat waktu camilan. Berikan kerupuk: “ini untukmu.” Setelah mereka mengambilnya: “ini milikmu.” Dua frasa. Satu tindakan baik.

Waktu Latihan Cepat

Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Kamu membuat kue untuk temanmu. Kamu menyerahkan sepiring kue kepada mereka. a) “Ini milikmu.” b) “Ini untukmu. Aku memanggangnya pagi ini.”

Temanmu mengembalikan buku yang kamu pinjamkan kepada mereka. Kamu mengambilnya kembali. a) “Ini untukmu.” b) “Ini milikmu? Tidak, ini milikku.”

Jawaban: 1 – b. Momen memberi cocok dengan “ini untukmu.” 2 – b. (Situasi ini tentang mengembalikan, bukan memberi. Tidak ada frasa yang cocok dengan sempurna, tetapi “ini milikmu” akan salah. Momen belajar.)

Isi bagian yang kosong: “Ketika saya memberi ibu saya kartu buatan tangan, saya berkata ______.” (“Ini untukmu” sangat cocok dengan momen memberi.)

Satu lagi: “Ketika adik laki-laki saya mendapat mainan baru untuk ulang tahunnya, saya berkata ______.” (“Ini milikmu” cocok setelah dia membukanya.)

Memberi adalah sebuah bahasa. “Ini untukmu” membuka tanganmu. “Ini milikmu” menutup lingkaran. Keduanya mengajarkan kemurahan hati. Keduanya membangun cinta. Gunakan mereka secara bebas.

Ringkasan

“Ini untukmu” memberikan hadiah atau penawaran pada saat itu. “Ini milikmu” mengkonfirmasi kepemilikan setelah memberi. Gunakan “untukmu” saat menyerahkan sesuatu. Gunakan “milikmu” saat mengakui kepemilikan permanen. Kedua frasa menyebarkan kebahagiaan. Memberi dengan kata-kata membuat hadiah menjadi dua kali lebih manis.